MALANG, SJP – Arema FC secara resmi mengumumkan perekrutan pemain sayap asal Brasil, Gabriel Silva Costa, pada Selasa (13/1/2026). Keputusan manajemen Singo Edan tersebut sekaligus menjadi penanda sebuah perjalanan karier panjang yang telah ditempuh Gabriel sebelum akhirnya tiba di Stadion Kanjuruhan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyampaikan optimisme klub atas kehadiran pemain berusia 28 tahun itu.
“Kami butuh tambahan kekuatan di sektor sayap setelah mengevaluasi performa tim di putaran pertama. Gabriel Silva kami kontrak selama satu tahun dengan harapan bisa memberikan kontribusi maksimal kepada Arema FC,” ujar Yusrinal.
Mengawali Karier di Flamengo
Gabriel Silva lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 8 April 1997 dan memulai kiprahnya di sepak bola profesional melalui akademi klub besar seperti Flamengo dan kemudian Corinthians.
Setelah menimba pengalaman di beberapa klub Brasil, Gabriel memutuskan merantau ke Asia.
Dari catatan statistik di atas, Gabriel menunjukkan performa paling produktif saat membela klub-klub Kamboja, terutama Angkor Tiger dan Svay Rieng. Di Svay Rieng misalnya, ia mencetak 15 gol dalam 51 penampilan. Statistik ini menunjukkan produktifitas yang lebih tinggi ketimbang periode kariernya di Brasil.
Pengalaman Gabriel di Asia Tenggara menjadi faktor penting dalam penilaian Arema FC. Selama berkarier di Kamboja, ia dikenal sebagai motor serangan tim dan berkontribusi signifikan dalam membawa klub meraih prestasi kompetitif.
Dia kemudian hijrah ke Malaysia untuk memperkuat Terengganu FC, di mana ia tampil dalam 14 pertandingan dengan catatan 3 gol dan 2 assist sebelum kontraknya berakhir pada Januari 2026.
Manajemen Arema FC menilai pengalaman lintas negara dan kemampuan adaptasi Gabriel menjadi nilai tambahl. Karakter permainan Silva dianggap sesuai dengan ciri khas gaya sepak bola Arema, yang membutuhkan pemain sayap lincah dan agresif di sektor serang.
Bagi Gabriel, bergabung dengan Arema FC adalah babak baru perjalanan karier yang panjang dan penuh tantangan untuk memenuhi harapan besar dari klub dan suporter Aremania: Singo Edan bisa berbicara banyak pada kompetisi Super League 2025/2026. (**)
Editor : Danu
|
Tahun
|
Klub
|
Liga / Kompetisi
|
Penampilan
|
Gol
|
|
2017-“2019
|
Flamengo (Brasil)
|
Tim utama (tidak mencatatkan gol)
|
0
|
0
|
|
2017-2018
|
Veranapolis (Brasil)
|
Loan/divisi lokal
|
6
|
1
|
|
2018
|
Tupi (Brasil)
|
Loan/divisi lokal
|
2
|
0
|
|
2021
|
Volta Redonda (Brasil)
|
Serie C
|
3
|
0
|
|
2022-2023
|
Angkor Tiger (Kamboja)
|
Cambodian League
|
19
|
11
|
|
2023-2025
|
Svay Rieng (Kamboja)
|
Cambodian League
|
51
|
15
|
|
2025
|
Terengganu FC (Malaysia)
|
Malaysia Super League
|
11
|
3
|