MCK di Desa Kedungombo Nganjuk Diapresiasi Warga

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

18 Sep 2025 - 17:32
MCK di Desa Kedungombo Nganjuk Diapresiasi Warga
Bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) Desa Kedungombo Tanjunganom (Foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Harapan warga Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk untuk memiliki sanitasi yang layak, akhirnya terwujud.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ciptakarya Kabupaten Nganjuk, bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) disalurkan untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

Kepala Desa Kedungombo, Hariyono saat ditemui di kantor Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas bantuan yang diberikan.

Ia mengatakan, bantuan MCK ini sangat bermanfaat bagi warga desanya, terutama bagi keluarga yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga dengan adanya MCK yang layak, kesehatan warga kami semakin meningkat," kata Hariyono, Kamis (18/9/2025).

Menurut Hariyono, meskipun progres pembangunan sudah cukup signifikan, pihaknya berharap bisa menyelesaiakannya. Ia menjelaskan, dari 25 unit, sudah terserap 100 persen dari 20 unit, yang 5 unit masih dalam pengerjaan. 

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan program ini dengan baik. Progres fisik sudah mencapai 100 persen," kata Kades Kedungombo, Rabu (17/9/2025).

Apresiasi juga disampaikan oleh Aris supriyanto Khasanah, warga Desa Kedungombo saat ditemui di rumahnya. 

"Alhamdulillah mas, dengan bantuan ini, kami sedikit lega, bisa buang air besar di tempat yang layak," katanya sembari tersenyum.

Menurut Aris, untuk pekerjaan ini, langsung dikerjakan dari desa melalui Pokmas dengan anggaran per MCK Rp12 juta.

"Sedoyo niki digarap ndugi Pokmas Desa, ngeh kirang langkung wolungdino mpun rampung (semuanya dikerjakan Pokmas Desa, krang dari 8 hari sudah selesai)," ucap Aris dengan logat Bahasa Jawa.

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ciptakarya, yang diwakili oleh Hendra, menjelaskan, penyaluran bantuan MCK ini dilakukan berdasarkan pendataan yang menunjukkan bahwa masih banyak rumah tangga di Desa Kedungombo yang belum memiliki fasilitas MCK.

“Ini adalah program dari Kementerian PUPR, dan kami sudah melakukan pendataan dengan bekerja sama dengan kepala desa setempat. Berdasarkan hasil pendataan, ada sekitar 25 rumah yang belum memiliki MCK, dan mereka akan mendapatkan bantuan MCK dari kami,” ujar Hendra.

Hendra berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal kebersihan dan kesehatan lingkungan. (0)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow