Manten Tebu Awali Buka Giling, PG Ngadirejo Targetkan 10 Juta Kuintal Tebu

Sementara itu, untuk tahun ini PG Ngadirejo menargetkan menggiling 10 juta kuintal tebu, dan produksi gula sebesar 80 ribu ton. Untuk mewujudkan target tersebut, perusahaan telah melakukan investasi senilai Rp22 miliar untuk revitalisasi mesin dan infrastruktur pabrik.

09 May 2025 - 12:59
Manten Tebu Awali Buka Giling, PG Ngadirejo Targetkan 10 Juta Kuintal Tebu
Tradisi Manten Tebu Awali Musim Buka Giling di PG Ngadirejo (wawan/sjp)

KEDIRI, SJP – Pabrik Gula Ngadirejo Kediri, membuka musim giling 2025. Dibukanya musim giling ini, diawali dengan tradisi manten tebu, yang digelar di halaman PG Ngadirejo, Jumat (9/5/2025) pagi.

Manten tebu merupakan budaya lokal yang menjadi tradisi di seluruh pabrik gula, saat pembukaan musim giling. Budaya itu tetap dilestarikan sebagai simbol siapnya produksi tebu.

“Itu merupakan tradisi di seluruh pabrik gula, terutama di Jawa. Manten tebu bagian dari seremonial bahwa kita akan melaksanakan giling dengan diwujudkan tebu yang dibawa pengantin yang sudah layak, sudah manis, sudah bersih, segar dan siap ditebang dan digiling PG Ngadirejo,” ujar Wayan Mei Purwono, General Manajer PG Ngadirejo Kediri.

Wayan menambahkan, penerimaan tebu di PG Ngadirejo dimulai pada 10 Mei besok, dan pada 11 Mei dilakukan giling pertama. Pihaknya mengaku sudah siap secara keseluruhan dan optimistis maksimal.

“Alhamdulillah, persiapan pabrik pada hari ini kita melaksanakan tes yang memuaskan. Besok 10 Mei siap menerima tebu dari petani,” imbuh Wayan.

Sementara itu, untuk tahun ini PG Ngadirejo menargetkan menggiling 10 juta kuintal tebu, dan produksi gula sebesar 80 ribu ton. Untuk mewujudkan target tersebut, perusahaan telah melakukan investasi senilai Rp 22 miliar untuk revitalisasi mesin dan infrastruktur pabrik.

“Tujuannya untuk meningkatkan performa, karena kita tahu bahwa pabrik gula ini merupakan peninggalan Belanda, kita harus terus merevitalisasi pabrik gula ini agar tetap performa dan bersaing,” tutur Wayan

Untuk pasokan tebu ke PG Ngadirejo, tahun ini berasal dari Kedori, Blitar, dan lahan HGU pribadi. Selain target kuantitas, untuk tahun ini PG Ngadirejo juga menargetkan peningkatan rendemen di atas 8,12 dan laba di atas Rp 150 miliar. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow