Mahasiswi di Tulungagung Tewas Tabrak Truk Parkir di Ngantru

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melapor ke pihak kepolisian, sementara petugas medis yang datang hanya bisa menyatakan korban sudah meninggal dunia.

19 Sep 2025 - 15:30
Mahasiswi di Tulungagung Tewas Tabrak Truk Parkir di Ngantru
Polisi amankan TKP kecelakaan di Jalan Raya Ngantru, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang mahasiswi terjadi di jalan umum Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (18/9/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diketahui bernama Zakia Putri Azizah (22), warga Desa Pulerejo. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat pada bagian kepala setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk parkir di pinggir jalan.

“Kecelakaan melibatkan satu sepeda motor dengan satu truk. Korban pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian setelah menabrak bagian belakang truk,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung Ipda Gerry Permana, Jumat (19/9/2025).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, truk yang dikemudikan Robbani (44), warga Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, saat itu sedang terparkir di bahu jalan dari arah selatan ke utara.

“Korban datang dari arah yang sama, selatan ke utara, dan menabrak bagian belakang truk tersebut. Diduga pengendara tidak mengetahui ada kendaraan parkir di depannya,” terang Ipda Gerry.

Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka berat di kepala. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melapor ke pihak kepolisian, sementara petugas medis yang datang hanya bisa menyatakan korban sudah meninggal dunia.

“Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, sementara kendaraan yang terlibat beserta pengemudi truk kami amankan untuk dimintai keterangan,” tambah Ipda Gerry.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait posisi parkir truk serta faktor lain yang menyebabkan kecelakaan. Dugaan sementara, kurangnya tanda peringatan di sekitar kendaraan parkir turut memicu terjadinya insiden maut tersebut.

“Kami imbau kepada pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk selalu memasang tanda segitiga pengaman atau lampu hazard ketika berhenti di bahu jalan. Hal ini penting demi keselamatan bersama,” tegas Ipda Gerry.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang kasus lalu lintas di Tulungagung. Polisi mengingatkan pengendara agar tetap waspada, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi jalan terutama saat malam hari. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow