BGN dan Hebitren Resmikan SPPG Perdana di Jombang, Targetkan 1.000 Dapur Pesantren
Peluncuran ini menandai dimulainya implementasi kerja sama untuk membangun 1.000 dapur pesantren di seluruh Indonesia.
JOMBANG, SJP – Badan Pangan Nasional (BGN) dan Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) secara resmi meluncurkan Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) pertama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada Kamis (18/9/2025) kemarin.
Peluncuran ini menandai dimulainya implementasi kerja sama untuk membangun 1.000 dapur pesantren di seluruh Indonesia.
Acara yang dihadiri oleh 200 orang dari kalangan pesantren, pemerintah, lembaga keuangan, dan ormas ini mengukuhkan peran pesantren sebagai pilar ketahanan pangan nasional.
Ketua Umum Hebitren, Dr. K.H. M. Hasib Wahab Hasbullah, menyatakan dukungan atas kolaborasi BGN dengan pihaknya dalam mendukung program MBG sampai ke masyarakat.
"Kerja sama ini diharapkan dapat memacu keterlibatan pesantren dalam mendukung program pangan dan gizi nasional," ucap KH Hasib Wahab Hasbullah dalam pesan diterima wartawan, Jumat (19/9/2025).
Deputi BGN, Brigjen TNI (Purn) Suardi Samiran, menegaskan bahwa SPPG merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang strategis menuju Indonesia Emas 2045.
“Program ini tidak hanya menyehatkan generasi penerus, tetapi juga mendongkrak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan UMKM,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Bank Indonesia yang berkomitmen memperkuat kapasitas dan literasi keuangan pesantren agar pengelolaan SPPG dapat berjalan secara profesional.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BGN dan Hebitren, membuka babak baru peran pesantren sebagai penggerak ekonomi umat. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

