Lontong Mie, Kuliner Tradisional Pasar Gresik yang Tak Pernah Sepi Peminat

Salah satu yang masih memiliki tempat bagi pecinta kuliner yakni lontong mie. Kuliner tradisional mie berkuah dengan tambahan udang dan toping brambang goreng ini tak pernah sepi, seperti halnya di lapak Hj Siti.

12 Jan 2026 - 06:00
Lontong Mie, Kuliner Tradisional Pasar Gresik yang Tak Pernah Sepi Peminat
Foto: Kuliner Lontong Mie Pasar Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Di tengah gempuran tren kuliner modern, Lontong Mie Hj Siti tetap kokoh mempertahankan eksistensinya sebagai ikon kuliner tradisional di Pasar Gresik, Jawa Timur. 

Kedai yang telah berdiri sejak dekade 1980-an ini tidak hanya menawarkan cita rasa otentik, tetapi juga menjadi magnet yang menggairahkan aktivitas ekonomi di kawasan pasar legendaris tersebut.

Pasar Gresik kini tidak hanya dikenal sebagai pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, namun juga telah bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner. 

Salah satu primadonanya adalah Lontong Mie Hj Siti. Memasuki usia empat dekade, usaha ini kini dikelola oleh generasi kedua yang tetap menjaga konsistensi resep warisan keluarga.

"Kami mulai berdagang sejak tahun 1980-an. Saat ini, saya sebagai generasi kedua yang melanjutkan usaha ini," ujar pengelola Lontong Mie Hj Siti saat ditemui pada Ahad (11/1/2026).

Kekuatan utama hidangan ini terletak pada perpaduan harmonis antara lontong, mie, tahu, dan tauge yang disiram kuah gurih beraroma petis khas pesisir. Tambahan udang segar serta taburan bawang merah goreng memberikan dimensi rasa yang kaya dan otentik.

Selain menu utama, kedai ini juga menyediakan Es Dawet khas Madura sebagai pendamping. 

Untuk menikmati sajian legendaris ini, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp15.000 per porsi, harga yang dinilai sangat kompetitif bagi semua kalangan masyarakat.

Keberadaan Lontong Mie Hj Siti terbukti memberikan dampak positif (multiplier effect) bagi pedagang lain di sekitarnya. Tingginya arus pengunjung yang datang khusus untuk mencicipi kuliner ini turut meningkatkan volume kunjungan ke kios-kios lain di Pasar Gresik.

"Biasanya setelah menyantap lontong mie, pembeli akan lanjut berkeliling untuk berbelanja kebutuhan lain di pasar ini," tambah dia.

Bagi para pecinta kuliner yang ingin berkunjung, lapak Hj Siti mulai beroperasi pada pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. 

Namun, karena tingginya minat pembeli, kedai ini seringkali tutup lebih awal saat persediaan telah habis. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow