Lonjakan Kendaraan Masuk Malang, Polisi Perkuat Layanan Pengamanan Terpadu

Mobilitas menuju Kabupaten Malang meningkat tajam jelang libur Natal dan Tahun Baru, kepolisian mencatat puluhan ribu kendaraan masuk setiap hari melalui jalur utama.

21 Dec 2025 - 20:40
Lonjakan Kendaraan Masuk Malang, Polisi Perkuat Layanan Pengamanan Terpadu
Petugas Satlantas Polres Malang melakukan pengaturan arus lalu lintas di salah satu gerbang tol wilayah utara Malang, menyikapi peningkatan kendaraan masuk jelang libur Natal dan Tahun Baru. (Foto : Ist)

MALANG, SJP – Mengantisipasi melonjaknya arus kendaraan masuk ke Kabupaten Malang, Polres Malang memfokuskan pengaturan lalu lintas dan memperkuat layanan pengamanan terpadu selama Operasi Lilin Semeru 2025. Kepolisian menyiagakan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di titik strategis.

Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang mengalami lonjakan signifikan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang, pada Jumat (19/12/2025) tercatat 32.590 kendaraan masuk ke wilayah Malang. Angka tersebut meningkat pada Sabtu (20/12/2025) menjadi 38.627 kendaraan. Sementara pada Minggu (21/12/2025) hingga pukul 18.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk telah melampaui 16 ribu unit dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.

Kondisi tersebut terpantau sejak akhir pekan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dari berbagai daerah. Gerbang Tol Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang menjadi titik dengan intensitas kendaraan tertinggi selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan bahwa peningkatan arus kendaraan sudah diantisipasi sejak awal pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

Ia menyebutkan, kepolisian telah memetakan jalur-jalur utama yang menjadi pintu masuk Kabupaten Malang guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

“Sejak awal operasi, kami sudah memetakan titik-titik masuk utama ke wilayah Malang, khususnya di gerbang tol Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang. Personel kami siagakan untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus kendaraan,” ujar AKP Chelvin, Minggu (21/12/2025).

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, Polres Malang juga memperkuat layanan pengamanan terpadu selama Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan sinergi TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Polres Malang menyiagakan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di titik strategis. Pos Terpadu Karanglo, Pos Pelayanan Poncokusumo, serta Pos Pengamanan di Kepuharjo, Lawang, jalur lintas barat (Jalibar) Kepanjen, jalur lintas selatan (JLS) Bantur, dan satu pos polisi mobile disiapkan untuk mendukung pelayanan masyarakat.

AKP Chelvin menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya berfokus pada kepadatan kendaraan, tetapi juga pada keselamatan pengguna jalan selama masa libur panjang.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui pengaturan lalu lintas, patroli, serta imbauan keselamatan. Harapannya, masyarakat merasa aman dan nyaman selama melintas di wilayah Malang,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan yang memasuki wilayah Malang agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengatur waktu istirahat guna menghindari kelelahan.

Dengan lonjakan arus kendaraan yang terus meningkat, Polres Malang memastikan kesiapsiagaan penuh selama Operasi Lilin Semeru 2025 demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Malang. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow