Lonjakan Harga Plastik Picu Pelaku UMKM di Lumajang Cari Solusi Alternatif
Kenaikan harga kemasan plastik hingga 50 persen membuat pelaku UMKM di Lumajang mencari alternatif kemasan agar usaha tetap berjalan di tengah dampak konflik global.
LUMAJANG,SJP – Kenaikan harga kemasan plastik di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir memberikan dampak besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di Lumajang, Jawa Timur. Kondisi ini memaksa para pelaku usaha untuk mencari cara agar bisnis mereka tetap berjalan.
Kenaikan harga tersebut disebabkan oleh terganggunya pasokan bahan baku biji plastik (nafta) yang dipicu konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko ritel di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, harga berbagai jenis kemasan plastik mengalami lonjakan hingga 50 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Pengelola toko, Desy Putri, mengungkapkan bahwa kenaikan harga mulai terasa sejak awal Ramadan dan semakin meningkat setelah Lebaran.
“Sejak awal puasa harga sudah naik perlahan, lalu setelah Lebaran kenaikannya makin signifikan. Banyak pelanggan kami mengeluhkan kondisi ini karena berdampak pada harga jual produk mereka,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Untuk memberikan pemahaman kepada pelanggan, pihak toko juga memasang pemberitahuan terkait penyebab kenaikan harga yang dipicu oleh kondisi global.
Dampak kenaikan harga ini turut dirasakan oleh pelaku usaha kuliner. Salah satunya, Mufti Agung, pengelola kafe, yang harus menyesuaikan strategi operasional.
“Untuk pelanggan yang makan di tempat kami gunakan gelas biasa. Tapi untuk pesanan dibawa pulang, kami terapkan biaya tambahan karena harga kemasan plastik naik,” jelasnya.
Sementara itu, pedagang rujak buah, Aghnina Fida, memilih beralih ke kemasan alternatif yang lebih terjangkau demi menjaga keuntungan.
“Karena harga plastik naik, saya ganti kemasan yang lebih sesuai dengan budget. Kalau tetap pakai plastik, bisa tidak dapat untung,” katanya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak konflik global tidak hanya dirasakan pada sektor energi, tetapi juga merambah ke kebutuhan dasar pelaku usaha kecil. Para pelaku UMKM di Lumajang berharap harga bahan baku, khususnya kemasan plastik, dapat segera stabil agar usaha mereka tetap bertahan tanpa membebani konsumen. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber : beritasatu.com
Penulis : Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri
What's Your Reaction?

