Legacy Prioritas Program Kemenag Jatim lebihi Target

Implementasi program-program prioritas dan legacy Kementerian Agama secara optimal diterapkan oleh Kanwil Kemenag Jatim capai urutan ke-12 dengan poin 77,55 secara nasional

18 Dec 2023 - 23:45
Legacy Prioritas Program Kemenag Jatim lebihi Target
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram kepada awak media sampaikan capaian kinerja positif terapan legacy program prioritas Kemenag RI di Jawa Timur.(Foto: Jefri Yulianto/SJP)
Legacy Prioritas Program Kemenag Jatim lebihi Target
Legacy Prioritas Program Kemenag Jatim lebihi Target
Legacy Prioritas Program Kemenag Jatim lebihi Target

Surabaya, SJP - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram sampaikan pihaknya capai urutan ke-12 dengan poin 77,55 secara nasional.

Pihaknya berkomitmen untuk terapkan implementasi program-program prioritas dan legacy Kementerian Agama secara optimal.
 
Hal itu diungkapkan, Senin (18/12/023) kepada awak media bahwa hingga akhir 2023, program-program tersebut berjalan baik, bahkan melebih target yang ditetapkan.
 
Dalam keterangan Kakanwil disebutkan untuk penguatan moderasi beragama, Kanwil Kemenag Jatim telah bekerja sama dengan FKUB untuk membentuk 16 desa sadar kerukunan di Jawa Timur.
 
la mengatakan, sampai akhir 2023, program ini berjalan baik, bahkan melebih target yang ditetapkan.

 
 "Alhamdulillah, 7 program prioritas Kemenag dibawah kepemimpinan Gus M enteri Agama di Jawa Timur berjalan baik. Ini bisa kita lihat dan rasakan bersama," kata Kakanwil.
 
Untuk penguatan moderasi beragama di Jawa Timur telah berjalan baik dengan gandeng FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama).
 
Setidaknya, hingga tahun 2023, terdapat 16 desa sadar kerukunan yang terus diberdayakan, yakni Dusun Ngepeh Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro Kabupaten 
Jombang, Kelurahan Karangrejo Kecamatan Banyu wangi Kabupaten Banyuwangi, Desa Pabian Kecamatan Sumenep Kabupaten Sumenep.
 
Selanjutnya, Desa Labani (Lebani Waras) Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Desa Sumurgempol Kelurah an Kingking Kabupaten Tuban, Desa Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. 
 
Disusul Desa Poncol Kec. Poncol Kabupaten Magetan, Desa Pulung Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo, Kelurahan Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, Desa Senduro Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang.
 
Desa Wonorejo Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo. Kelurahan Pejagan
Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan, Desa Sekaran Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri, Desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto dan Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.
 
"Untuk indeks kerukunan umat berag ama tahun 2023 ini, Jawa Timur menempati urutan ke-12, dengan poin 77,55, diatas rata-rata indeks KUB nasional 76,02," terang Kakanwil.
 
Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan, upaya Kemenag dalam transformasi digital dilakukan dengan mengintegrasikan layanan dalam satu aplikasi, yakni Pusaka
Kemenag SuperApp. 
 
"Mendatang, tidak ada lagi transaksi layanan tatap muka. Ini akan menghindari potensi tindakan penyelewengan," kata Kakanwil.
 
Program prioritas lainnya adalah Kemandirian Pesantren. 
 
Tahun 2023 ini, terdapat 260 pondok pesantren di Jawa Timur yan g mendapatkan bantuan inkubasi. 
 
"Bantuan ini untuk membantu pengembangan bisnis usaha Pesantren mewujudkan program kemandirian pesantren.
 
Usaha ini berdampak positif pada perekonomian Ponpes, keuntungan yang didapat bisa untuk meningkatkan keseja hteraan guru dan karyawan, kestabilan koperasi, dan sebagai modal pengembangan usaha lainnya" ungkap Kakanwil.
 
"Indeks kerukunan umat beragama di Jawa Timur tahun 2023 menempati urutan ke-12 dengan poin 77,55," ujarnya.
 
Disusul, upaya transformasi digital Kemenag Jatim dilakukan dengan mengintegrasikan layanan dalam satu aplikasi, yaitu Puskat Kemenag SuperApp.
 
Hasilnya, terwujud program kemandirian pesantren di Jawa Timur tahun 2023 telah memberikan bantuan inkubasi kepada 260 pondok pesantren.
 
Kemudian, lanjut Maram sejak tahun 2021, untuk program Revitalisasi KUA (Kantor Uru san Agama), ada 112 KUA yang masuk revitalisasi KUA di Jawa Timur sejak tahun 2021, dengan rincian 8 KUA pada tahun 2021, 60 KUA pada tahun 2022, dan 44 KUA pada tahun 2023.
 
Program mandatory (wajib) lain tak kalah priorotas adalah penerbitan sertifikasi halal.
 
"Terdapat sebanyak 216.503 produk se-Jawa Timur sudah terbit sertifikat halalnya di tahun ini.
 
Jumlah tersebut merupakan permohonan dari sertifikasi reguler mandiri, sertifikasi reguler fasilitasi, serta sertifikasi self. Jumlah ini telah melampai target yang telah kita tetapkan" ungkapnya.
 
Selain itu, Kanwil Kemenag Jatim telah realisasikan pembangunan 20 gedung PLHUT (Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu) pada Kankemenag kabupaten kota se-Jawa Timur.
 
Maksud dan tujuannya sebagai berikut:
 
Mengimplementasikan program-program prioritas dan legacy Kementerian Agama secara optimal dan mencapai tujuannya.
 
Meningkatkan pemahaman dan penerapan moderasi beragama di masyarakat diantaranya.
 
Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pelayanan keagamaan.
 
Meningkatkan kualitas layanan dan fungsi KUA sebagai pusat layanan keagamaan.
 
Meningkatkan kualitas dan daya saing pesantren.
 
Meningkatkan kualitas pendidikan agama di semua jenjang pendidikan.
 
Meningkatkan pemahaman agama masyarakat.
 
Husnul Maram juga menyampaikan bahwa hingga akhir 2023, program-program tersebut berjalan baik, bahkan melebih target yang ditetapkan dalam terapan implementasi program-program prioritas dan legacy Kementerian Agama secara optimal dan capai tujuannya.
 
"Secara umum, program-program prioritas dan legacy Kementerian Agama secara optimal. Strategi tersebut meliputi kolaborasi, pengembangan SDM, dan peningkatan anggaran," pungkasnya. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow