Ledakan Mesin Dapur SPPG di Mojokerto, Polisi Selidiki Potensi Kelalaian
Fokus penyelidikan diarahkan pada dua aspek utama, yakni potensi kelalaian manusia (human error) dalam pengoperasian atau kegagalan sistemis akibat kerusakan teknis mesin.
MOJOKERTO, SJP — Kepolisian Sektor (Polsek) Ngoro tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden kecelakaan kerja yang terjadi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) WK Catering, Senin (15/12/2025).
Fasilitas milik Yayasan Anak Sekolah Indonesia Makmur yang berlokasi di Jalan Pandega, Dusun Kecapangan, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto tersebut menjadi tempat kejadian perkara (TKP) ledakan mesin pengering (streamer).
Peristiwa ini mengakibatkan dua pekerja mengalami luka bakar serius. Korban teridentifikasi sebagai Mohammad Binta Pranata (20), warga Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, dan Suliadi (47), warga Dusun Ngoro.
Selain menimbulkan korban luka, daya ledak mesin tersebut juga menyebabkan kerusakan unit streamer secara total.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Ngoro segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah prosedural guna mengidentifikasi penyebab pasti insiden tersebut.
"Kami telah mendatangi TKP serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi, di antaranya Andriano Deny Setiawan dan Tatik Indrayati. Hal ini dilakukan untuk mengonstruksi penyebab ledakan secara akurat," ujar Kompol Heru, saat dikonfirmasi Selasa (16/12/2025).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memberlakukan pengawasan ketat terhadap area dapur SPPG tersebut.
Fokus penyelidikan diarahkan pada dua aspek utama, yakni potensi kelalaian manusia (human error) dalam pengoperasian atau kegagalan sistemis akibat kerusakan teknis mesin. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

