Lagi, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Porak-Porandakan 4 Kecamatan di Blitar

Wilayah Kabupaten Blitar kembali diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) malam. BPBD mencatat ada empat Kecamatan yang terdampak peristiwa tersebut.

05 Mar 2026 - 16:30
Lagi, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Porak-Porandakan 4 Kecamatan di Blitar
Petugas BPBD saat mendatangi lokasi rumah warga yang terdampak hujan deras disertai angin kencang. (Foto : dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Hujan deras yang disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar pada Rabu (4/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga serta beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sedikitnya ada empat Kecamatan terdampak angin kencang, yakni di Kecamatan Srengat, Nglegok, Udanawu dan Ponggok.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan hujan lebat yang terjadi pada Rabu malam disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak bangunan milik warga.

"Angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa wilayah, di antaranya Srengat, Nglegok, Udanawu, dan Ponggok," terang Wahyudi, Kamis (5/3/2026).

Dia menjelaskan di Kelurahan Togokan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar tercatat ada delapan rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.

Sementara di Kecamatan Nglegok, bencana terjadi di dua desa. Di Desa Jiwut, sebuah pohon tumbang hingga menutup akses jalan. Sedangkan di Desa Kemloko, pohon tumbang menimpa lima rumah warga.

Akibat kejadian tersebut, seorang warga Desa Kemloko mengalami luka ringan di bagian kepala dan kaki setelah tertimpa material atap rumah.

Di Kecamatan Udanawu, angin kencang merusak satu rumah warga di Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom.

Kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Ponggok. Sedikitnya 15 rumah warga dan satu musala mengalami kerusakan yang tersebar di Desa Karangbendo, Sidorejo, Bacem, dan Candirejo.

Seorang warga Desa Sidorejo juga mengalami luka di bagian kepala setelah tertimpa genteng musala yang roboh akibat pohon tumbang.

"Kami pun langsung melakukan asesmen serta penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Petugas juga telah melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang menghambat akses warga," jelasnya.

Lebih lanjut Wahyudi mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan ditengah kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, jika ada pohon besar berada di sekitar pemukiman diimbau untuk ditebang.

Pasalnya, selama dua hari berturut-turut kejadian serupa terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.

"Kemarin Selasa malam juga terjadi hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan puluhan rumah warga rusak akibat tertimpa pohon. Kami imbau masyarakat supaya bisa meningkatkan kewaspadaan," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow