Kunjungan Wisatawan ke Mojokerto Diklaim Naik meski Diterpa Bencana Longsor
Meski begitu tetap ada dampak pengurangan jumlah kunjungan wisatawan. Namun hal itu hanya terjadi terhadap wisata kuliner di wilayah Sendi
MOJOKERTO, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengklaim kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya meski jalur Pacet-Cangar diterpa bencana longsor.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito menyebut, bencana longsor tidak membawa dampak signifikan pada kunjungan wisata di kawasan Pacet dan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
"Libur Lebaran 2025 dibanding 2024, khususnya wilayah Pacet, Trawas yang dianggap terdampak longsor Cangar ternyata ada kenaikan wisatawan sebesar 1,14 persen," kata Norman, Jumat (11/4/2025).
Kendati demikian, diakui olehnya area wisata yang terdampak langsung adalah wisata kuliner yang berada di area Sendi.
"Yang saya bisa menyampaikan ikut terdampak itu wisata kuliner di area Sendi," ujarnya.
Norman menjelaskan, data wisatawan di Kabupaten Mojokerto hanya merujuk pada wisata yang dikelola oleh pemkab.
"Yang bisa saya nilai, adalah Pacet dan Trawas yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab kami," lontarnya.
Namun, pihaknya masih melakukan kajian untuk destinasi wisata yang dikelola pihak swasta atau pemerintah desa (pemdes) mengenai dampak bencana longsor yang terjadi di jalur Cangar itu.
Norman mengaku, sementara ini belum ada keluhan dari pengusaha wisata baik swasta maupun wisata desa. Pihaknya tetap akan melakukan analisis potensi dampak kepada seluruh destinasi wisata.
Data yang dihimpun menyebutkan, pada libur lebaran tahun 2024 lalu tercatat sebanyak 24.790 pengunjung. Sementara di tahun 2025, tercatat sebanyak 28.169 pengunjung. Merujuk pada data itu, ada kenaikan sebanyak 1,14 persen. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

