Kuliah di Dua Negara, Mahasiswa Polinema Bisa Lulus Kantongi Dua Ijazah dan Karier Global
Melalui kolaborasi dengan Yunnan Vocational College of Mechanical and Electrical Technology (YNMEC) Tiongkok, lulusan program ini dipastikan membawa pulang dua ijazah sekaligus (double degree) dari Indonesia dan Tiongkok.
MALANG, SJP — Politeknik Negeri Malang (Polinema) membuka peluang emas bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di kancah internasional.
Melalui kolaborasi dengan Yunnan Vocational College of Mechanical and Electrical Technology (YNMEC) Tiongkok, lulusan program ini dipastikan membawa pulang dua ijazah sekaligus (double degree) dari Indonesia dan Tiongkok.
Peluang besar tersebut dipaparkan dalam Sosialisasi ke-4 Program Kerja Sama Internasional yang digelar secara daring pada Jumat (3/7/2026).
Program pendidikan vokasi kolaboratif ini menggunakan skema pendidikan 1+1+1, yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas negara secara efektif.
Tahun ke-1 mahasiswa menjalani perkuliahan dasar di kampus Polinema, Indonesia. Tahun ke-2 meneruskan studi teknis dan bahasa secara mendalam di kampus YNMEC, Tiongkok. Tahun ke-3 menerapkan ilmu langsung melalui magang di industri global.
Untuk edisi kali ini, Polinema membuka skema double degree untuk dua jurusan favorit, yakni D3 Teknik Mesin dan D3 Teknik Elektronika.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polinema, Prof. Dr. Eng. Rosa Andrie Asmara, S.T., M.T., menegaskan pentingnya langkah strategis ini bagi masa depan mahasiswa vokasi.
"Kerja sama internasional ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus daya saing lulusan kita di kancah global," ujar Prof. Rosa saat membuka acara.
Tak sekadar menawarkan perkuliahan, kerja sama ini juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk menjamin kenyamanan mahasiswa selama menuntut ilmu di Tiongkok.
Narasumber sosialisasi, Sari Sandhy, menjelaskan bahwa mahasiswa akan dibekali keahlian teknis berbasis industri, penguasaan Bahasa Mandarin, serta sertifikasi kompetensi internasional.
"Lulusan program ini akan mengantongi dua ijazah vokasi, sertifikat internasional, kompetensi teknis, serta kemampuan berbahasa Mandarin yang menjadi nilai tawar tinggi di perusahaan multinasional," ujar Sari.
Untuk meringankan beban finansial, tersedia Beasiswa Belt and Road bagi peserta yang memenuhi kualifikasi. Selama di Tiongkok, para mahasiswa juga mendapatkan akses asrama, penjemputan gratis dari bandara, pendampingan studi berkala, hingga jaminan ketersediaan makanan halal.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik bergabung, proses pendaftaran dan administrasi dapat diakses secara resmi melalui jalur SPMB Polinema. Polinema memastikan akan mendampingi calon peserta sejak tahap pendaftaran hingga pengurusan dokumen keberangkatan. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

