Lulusan Polinema Tembus Tiongkok, Empat Mahasiswa Resmi Diwisuda di Shandong University

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan program gelar ganda (Joint Degree) yang digagas Polinema bersama kampus-kampus kelas dunia.

02 Jul 2026 - 13:05
Lulusan Polinema Tembus Tiongkok, Empat Mahasiswa Resmi Diwisuda di Shandong University
Empat mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) sukses menyelesaikan studinya dan resmi diwisuda di Shandong University of Science and Technology (SDUST), Qingdao, Tiongkok. (Polinema for SJP)

MALANG, SJP — Bukti nyata kualitas pendidikan vokasi Indonesia bersaing di tingkat internasional kembali terukir. Empat mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) sukses menyelesaikan studinya dan resmi diwisuda di Shandong University of Science and Technology (SDUST), Qingdao, Tiongkok, pada Senin (22/6/2026).

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan program gelar ganda (Joint Degree) yang digagas Polinema bersama kampus-kampus kelas dunia.

Para mahasiswa yang lulus ini mengandalkan skema program Joint Degree 2+2. Lewat skema ini, mahasiswa menempuh masa perkuliahan selama dua tahun pertama di kampus Polinema, lalu melanjutkan dua tahun sisa studinya hingga lulus di universitas mitra di Tiongkok.

Empat mahasiswa berprestasi yang berhasil mengantongi gelar ganda tersebut berasal dari tiga program studi unggulan: D-IV Jaringan Telekomunikasi Digital; D-IV Teknologi Kimia Industri; dan D-IV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan. 

Keberhasilan empat mahasiswa ini membuktikan konsistensi penyelarasan kurikulum bersama antara Polinema dan SDUST, sekaligus menjadi jaminan kualitas lulusan yang diakui secara global.

Tak sekadar meraih ijazah dari dua negara, para lulusan program ini dibekali dengan penguatan kompetensi akademik, keterampilan teknis terapan, serta wawasan budaya global yang tinggi.

Pengalaman belajar di dua ekosistem pendidikan yang berbeda dinilai mampu membentuk kelincahan adaptasi serta memperluas jejaring internasional para lulusan. Hal ini menjadi modal utama untuk menjawab kebutuhan industri terapan, khususnya di bidang teknologi, rekayasa, dan manufaktur skala internasional.

Ke depan, program kolaborasi internasional ini diharapkan terus berkembang dan membuka kuota lebih luas bagi mahasiswa vokasi Indonesia untuk mengecap pendidikan bertaraf internasional. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow