Kronologi Kecelakaan Jip di Jalur Wisata Bromo-Malang, 8 Orang Luka, Termasuk WNA
Mobil rombongan wisata masuk jurang di jalur Bromo, delapan penumpang luka, termasuk WNA Korea. Kecelakaan diduga akibat sopir mengantuk.
MALANG, SJP – Sebuah kecelakaan tunggal yang terjadi di jalur wisata Bromo, tepatnya di Jalan Raya Gubugklakah, Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pada Senin (12/5/2025) dini hari sekira pukul 02.30 WIB ternyata penuh dengan penumpang wisatawan dari berbagai daerah termasuk warga negara asing (WNA).
Diketahui, sebuah mobil Toyota Land cruizer dengan nomor polisi DB-1895-AA masuk ke jurang sedalam tiga meter setelah pengemudi diduga mengantuk saat melintas di jalur tersebut.
Dalam insiden tersebut, delapan orang penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS Sumber Sentosa Tumpang dan RSSA Kota Malang.
Salah satu penumpang yang terluka diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan, atas nama Kim Yei Chang (65). Ia mengalami luka di bagian telinga kanan.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha menjelaskan bahwa kendaraan melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya hilang kendali dan terjun ke jurang di sisi selatan jalan.
“Diduga pengemudi mengantuk, sehingga kendaraan oleng dan keluar jalur. Cuaca saat kejadian juga hujan,” ungkapnya, Selasa (13/5/2025).
Selain WNA, tujuh penumpang lain yang mengalami luka-luka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Padang, Jakarta, dan Malang. Dua di antaranya mengalami luka serius berupa patah tulang.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur wisata Malang-Bromo, yang dikenal memiliki kontur jalan menurun dan berliku.
Satlantas Polres Malang mengimbau kepada seluruh pengemudi agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara kawasan rawan seperti jalur menuju kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
"Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Malang telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, juga meminta keterangan sejumlah saksi. Penanganan kasus saat ini ditangani oleh Unit Gakkum Singosari Satlantas Polres Malang," tutupnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

