Kota Batu Perkuat Jejaring Internasional Lewat Simposium ACLA ke-17 dan AAC ke-3

Melalui penyelenggaraan simposium ini, Pemkot Batu berharap lahir gagasan inovatif yang dapat memperkuat kerja sama internasional, sekaligus membawa dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal hingga global.

28 Aug 2025 - 16:59
Kota Batu Perkuat Jejaring Internasional Lewat Simposium ACLA ke-17 dan AAC ke-3
Pembukaan simposium internasional ACLA ke 17 dan AAC Ke 3 (ist/Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP – Kota Batu kembali menunjukkan perannya di panggung global dengan menjadi tuan rumah 17th Asian Conference of Landscape Architecture (ACLA) dan 3rd AAC International Symposium 2025 yang berlangsung 28–29 Agustus 2025 di Graha Pancasila, Balai Among Tani.

Wali Kota Batu, Nurochman pada Kamis (28/9/2025) menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan pembangunan. Sehingga kehadiran dan partisipasi setiap pihak sangat dibutuhkan dalam komunitas global yang terus berkembang.

"Batu siap menjadi bagian dari jejaring internasional melalui pertanian kreatif, budaya, dan ekologi. Tujuan kami juga untuk memperkuat jejaring internasional, berbagi pengetahuan, serta merumuskan strategi pembangunan berkelanjutan lintas negara," urainya.

Apresiasi juga datang dari President ACLA, Prof. Chun Hyun Jin, yang melihat Batu sebagai contoh nyata kota yang mampu membangun kreativitas dan keberlanjutan.

"Yang jelas ini bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota yang ada di Asia, ada cukup banyak hal yang bisa kami pelajari untuk membawa setiap daerah bisa semakin berkembang tanpa menghilangkan basis kearifan lokal," terangnya.

Hal senada disampaikan Dr. Ngo Viet Nam Son yang menilai Batu memiliki reputasi global dalam bidang agrowisata.

"Kolaborasi ini berpotensi membuka peluang penelitian, inovasi, dan pertukaran pengetahuan lintas negara," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow