Kopdes Merah Putih di Gresik Mendapat Pendampingan dari Lima Universitas

Kopdes Merah Putih di Gresik terus berprogres. Sebanyak lima universitas akan bergabung dalam tim pendampingan bisnis agar program tersebut bisa berkelanjutan.

13 Aug 2025 - 17:57
Kopdes Merah Putih di Gresik Mendapat Pendampingan dari Lima Universitas
Pembukaan pleno Tim Pendampingan KMP Gresik, yang dihadiri perwakilan universitas, dan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. (Istimewa/)

GRESIK, SJP - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mendapat pendampingan dari universitas. Akan ada lima universitas yang terlibat melakukan pendampingan di lini bisnis program Presiden Prabowo Subianto di Gresik, yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Qomarudin, Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, mengatakan kelima universitas itu nantinya akan mendampingi Kopdes Merah Putih mulai dari pemetaan potensi desa, penyelarasan proses bisnis, penguatan kelembagaan, hingga membuka akses pendanaan dari Himbara, dana desa, CSR, maupun kemitraan swasta.

"Kami berharap proposal bisnis dan segala hal yang nanti dimatangkan oleh tim ini, bisa dijalankan dan bukan suatu hal yang tidak bisa direalisasikan,” kata Alif, saat membuka pleno Tim Pendampingan Kopdes Merah Putih Gresik, Rabu (13/8/2025).

Alif menyampaikan, bahwa tujuan akhir dari pendampingan ini ialah Kopdes Merah Putih di Gresik bisa hidup secara berkelanjutan. Adapun proposal bisnis dan rencana aksi yang dirumuskan bukan hanya sebatas konsep, ia berharap hal itu dapat diwujudkan di lapangan.

Ia menyebut, kelima universitas yang dibentuk arahan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu bertujuan agar arah pendampingan selaras dengan visi pembangunan daerah.

"Bekerjalah sebagai tim. Data yang didapat dari lapangan harus diolah bersama, sehingga muncul teamwork dan terjadi sharing pengetahuan antar universitas maupun pihak pendamping lainnya,” paparnya.

Untuk diketahui, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu mengelola potensi lokal secara optimal di Kabupaten Gresik, mulai pemanfaatan sumber daya pesisir, hutan, dan sumber daya air, hingga pengembangan energi alternatif, wisata, industri kreatif, dan usaha berbasis syariah.

Data Dinas Koperasi menunjukkan, Gresik memiliki 1.569 koperasi, dengan 816 di antaranya aktif. Dari jumlah tersebut, 344 koperasi desa berpotensi menjadi embrio Kopdes Merah Putih yang akan menjadi target tim pendampingan dari universitas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow