Komitmen Atasi Banjir, DPUPR Nganjuk Normalisasi Sungai di Dusun Logawe Sumberkepuh
normalisasi sungai di Dusun Logawe, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Lengkong. Hingga saat ini, normalisasi telah mencapai panjang 1800 meter
NGANJUK, SJP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nganjuk terus berupaya meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir di wilayahnya.
Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan normalisasi sungai di Dusun Logawe, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Lengkong. Hingga saat ini, normalisasi telah mencapai panjang 1800 meter.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Ony Supriono menyampaikan, pihaknya akan fokus melakukan normalisasi sungai dan saluran dalam satu tahun ini.
’’Tujuan normalisasi adalah mengembalikan dan atau mempertahankan penampung alami sungai atau saluran sehingga dapat mengalirkan air dengan baik untuk mengurangi risiko banjir dan erosi,’’ ungkapnya, Rabu (15/10/2025).
Ony mengatakan, proyek normalisasi sungai sepanjang 1, 8 kilometer di Dusun Logawe, Desa Sumberkepuh, Lengkong itu bertujuan untuk mendukung sistem irigasi pertanian. Khususnya untuk distribusi air ke area persawahan warga.
“Saluran air yang dinormalisasi ini sangat vital bagi petani. Selama ini banyak keluhan terkait aliran air yang tidak lancar. Terutama saat musim tanam tiba. Melalui normalisasi ini, kita harapkan kebutuhan air irigasi bisa tercukupi secara merata,” katanya.
Panjang saluran yang dinormalisasi mencapai 1.800 meter. Kegiatan normalisasi itu berupa pengerukan sedimentasi serta perbaikan struktur tanggul di beberapa titik rawan jebol.
"Proyek ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa," ucap Oni saat dikonfirmasi Suarajatimpost.
Samsuki (60), Warga Dusun Logawe menyambut baik kegiatan normalisasi sungai ini. Ia berharap, setelah normalisasi selesai, wilayah mereka tidak lagi menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.
"Dulu, setiap musim hujan, rumah kami selalu kebanjiran. Semoga setelah sungai ini dinormalisasi, banjir tidak terjadi lagi," ujar samsuki. (ADV)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

