Kolaborasi TNI, Ansor dan Elemen Masyarakat Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Kenakalan Remaja

Kegiatan ini juga menjadi respons atas maraknya pergaulan bebas, termasuk fenomena pesta miras 'Batandos' yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

20 Sep 2025 - 18:29
Kolaborasi TNI, Ansor dan Elemen Masyarakat Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Kenakalan Remaja
Kolaborasi TNI, Ansor dan berbagai elemen masyarakat di Jombang dalam mengantisipasi kenakalan remaja. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Guna menciptakan rasa aman dan mengantisipasi potensi kenakalan remaja, TNI bersama dengan Polri dan berbagai organisasi pemuda menggelar patroli sistem keamanan lingkungan (siskamling) di Kecamatan Wonosalam, Jumat (19/09/2025) malam.

Kegiatan ini juga menjadi respons atas maraknya pergaulan bebas, termasuk fenomena pesta miras 'Batandos' yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Patroli gabungan ini memadukan kekuatan TNI dari Koramil 0814-17/Wonosalam, Polri, Satpol PP, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan seperti Ansor-Banser, Pencak Silat NU (PS NU), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia (IKSPI), Pemuda Pancasila (PP), dan warga setempat. 

Rombongan berkeliling menyusuri permukiman dan tempat-tempat keramaian untuk memastikan kondisi tetap kondusif.

Danramil 0814-17/Wonosalam, Lettu Inf Nanang, menegaskan komitmen untuk melanjutkan kegiatan ini. 

"Patroli akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, untuk meminimalisir potensi tindak kejahatan dan menciptakan ketertiban di wilayah Wonosalam," ucapnya dalam pesan diterima wartawan, Sabtu (20/9/2025).

Keterlibatan puluhan kader Ansor-Banser dalam operasi ini menegaskan peran strategis Nahdlatul Ulama dalam menjaga moral generasi muda. 

Ketua Ansor Wonosalam, Wawan, menyatakan bahwa sebagai anak dan santri muassis NU, para pemuda Ansor dan Banser harus menjadi garda terdepan.

"Kami di sini bukan untuk membatasi ruang gerak para pemuda, tetapi untuk mengarahkan dan mencegah hal-hal negatif. Sebaliknya, setiap kegiatan positif yang mereka lakukan justru akan kami dukung sepenuhnya," jelas Wawan.

Kehadiran patroli ini disambut positif oleh masyarakat. Sulastri (48), seorang warga, mengaku merasa lebih tenang. 

"Dengan adanya patroli seperti ini, kami jadi merasa lebih aman. Apalagi sebelumnya sempat heboh ada pesta anak muda, kekhawatiran itu pasti ada," ujarnya sambil menyaksikan rombongan patroli lewat di depan rumahnya.

Kegiatan ini tidak hanya tentang penjagaan keamanan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian kolektif seluruh elemen masyarakat dalam membentengi generasi muda dari pengaruh pergaulan bebas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow