Khidmatnya Perayaan Siwaratri bagi Umat Hindu Tengger Meski Diguyur Hujan

Perayaan Siwaratri tahun 2025, diharapkan umat Hindu mendapat pengampunan atas segala kesalahan dan dosanya

27 Jan 2025 - 17:29
Khidmatnya Perayaan Siwaratri bagi Umat Hindu Tengger Meski Diguyur Hujan
Perayaan Siwaratri di Gunung Bromo pada Senin (27/01/2025) oleh umat Hindu Tengger (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Perayaan Siwaratri di Gunung Bromo pada Senin (27/1/2025) oleh umat Hindu Tengger, merupakan momen sakral yang diadakan dengan khidmat meskipun hujan turun dengan deras. 

Perayaan ini diadakan di Pura Wahyu Dharma Mrati Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. 

Warga umat Hindu Ngadirejo dan sekitarnya berkumpul dengan penuh kesungguhan untuk melaksanakan perayaan Siwaratri di pura tersebut.

Yadnya Siwaratri di Pura Wahyu Dharma dihadiri oleh berbagai tokoh seperti Ketua PHDI Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Ngadirejo, Ketua Korda Kabupaten Probolinggo, dan para pemangku adat. 

Selain itu, umat Hindu dari Desa Wonotoro, Desa Sapikerep, dan Desa Ngadirejo juga turut hadir dalam perayaan tersebut.

Ketua Pinandita Sangraha Nusantara Korda Probolinggo, Sujarwo, memberikan apresiasi kepada semua yang hadir dalam perayaan Siwaratri di Pura Wahyu Dharma Mrati, yang menekankan pentingnya ketulusan hati dalam menjalankan upacara keagamaan.

"Siwaratri sendiri berasal dari kata "siwa" dan "ratri" dalam bahasa Sansekerta. Siwa memiliki makna baik hati, memberikan harapan, kebahagiaan, dan kemauan untuk memaafkan, sedangkan ratri berarti malam," ujarnya.

Jadi, Siwaratri dapat diartikan sebagai malam perenungan suci atau peleburan dosa.

Sedangkan menurut Ketua PHDI Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto, menjelaskan, Siwaratri merupakan waktu untuk melakukan introspeksi diri atas perbuatan dan dosa-dosa yang dilakukan.

"Dalam upacara ini, umat Hindu diharapkan patuh terhadap ajaran agama Hindu dan juga mematuhi peraturan pemerintah. Semoga dengan perayaan Siwaratri tahun 2025, umat Hindu mendapat pengampunan atas segala kesalahan dan dosanya," ulasnya.

Sementara, Kepala Desa Ngadirejo, Anang Budiono, menyampaikan bahwa persiapan Siwaratri di Pura Wahyu Dharma dilakukan dengan kerjasama antara pemuda, pemudi, dan seluruh umat Hindu di dusun Mrati. 

Mereka bekerja sama membersihkan lingkungan pura, memasang penjor, dan menyiapkan perlengkapan perayaan dengan penuh gotong royong. 

Anang mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah ikut serta dalam memeriahkan perayaan Siwaratri, serta berharap agar kebersamaan dan kesuksesan dalam perayaan tersebut dapat terus berlanjut di masa depan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow