Kerap Jadi Pangkalan PSK, Satpol PP Probolinggo Bongkar Warung Esek-Esek di Paiton
Emam warung diketahui kerap menjadi lokasi transaksi para PSK
PROBOLINGGO, SJP - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo bertindak cepat merespons laporan masyarakat tentang keberadaan warung remang-remang yang diduga jadi pangkalan pekerja seks komersial (PSK).
Lokasinya disebut berada di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Hasil investigasi yang dilakukan oleh Satpol PP, ada tujuh warung di lokasi tersebut. Namun semuanya mengaku sebagai warung kopi biasa.
Berdasar hasil investigasi Satpol PP, enam dari tujuh warung tersebut ternyata bukan warung kopi biasa. Enam warung itu kerap menjadi lokasi transaksi bisnis esek-esek. Karena itu, Satpol PP membongkar keenam warung itu.
“Kami bongkar semua karena aktivitas terlarang itu. Untuk yang murni warung kopi tetap kami bongkar juga. Karena ketujuh warung itu berdiri di lahan pemerintah,” tegas Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Sumarto, Sabtu (26/1/2025).
Sebelum eksekusi dilakukan, institusi penegak peraturan daerah (perda) ini sudah melayangkan surat peringatan (SP) sampai tiga kali kepada pemilik warung. Upaya pembongkaran itu juga terpaksa dilakukan karena beberapa faktor.
Antara lain, pemilik warung bukan merupakan warga Desa Sumberanyar. Hanya seorang saja yang merupakan asli warga setempat. Sedangkan PSK yang mangkal di lokasi itu, juga bukan warga Kabupaten Probolinggo. Bahkan didominasi warga luar kabupaten.
Diketahui, lokasi itu sudah cukup terkenal sebagai tempat lokalisasi. Biasanya, PSK kerap mangkal di lokasi itu terutama saat malam Minggu atau akhir pekan. Namun karena ada pembongkaran ini, mereka tidak kembali. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

