BOJONEGORO, SJP- Samian, laki-laki (52), dan Novan Hafid (25) warga Dusun Papringan, Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, tewas secara estafet setelah memakan belalang hasil berburu di hutan bersama tiga orang lainya.
Dua dari lima orang tewas keracunan setelah menyantap belalang, yang belakangan diketahui merupakan spesies belalang bulus atau belalang setan.
Hariyo, tokoh masyarakat Dukohkidul menjelaskan, lima orang yang mengkonsumsi belalang mengalami keracunan, namun nahas, Novan Hafid (25), meninggal dunia pada Sabtu malam (21/12) di RS Aisiyah Bojonegoro.
Tiga hari kemudian, yakni Rabu (25/12/2024) Samian (52) juga meninggal dunia di RS Muhammadiyah Kalitidu.
"Sebelum meninggal, mereka mengalami muntah-muntah, hingga dilarikan ke puskesmas setempat, kemudian dirujuk ke RS," jelasnya, Kamis (26/12/2024).
Berburu belalang, kata Hariyo, sudah menjadi rutinitas warga setempat, di saat musim penghujan, hasilnya kemudian akan dimasak untuk dikonsumsi, ada pula yang dijual.
"Di musim begini orang sini sering berburu belalang," lanjutnya.
Bripka Mustakim, Bhabinkamtibmas setempat mengatakan, tiga orang rekan korban yang turut serta mengalami keracunan saat ini sudah dipastikan dalam kondisi sehat.
"Tiga rekan korban sudah membaik setelah sempat mendapatkan perawatan," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian