Kepolisian Bubarkan Massa Simpatisan PSHT yang Sempat Tutup Akses Malang-Blitar

Ratusan simpatisan PSHT tutup jalan nasional di Karangkates, Sumberpucung, Malang. Polisi bertindak cepat, bubarkan massa secara persuasif demi menjaga situasi kondusif.

04 Jul 2025 - 10:47
Kepolisian Bubarkan Massa Simpatisan PSHT yang Sempat Tutup Akses Malang-Blitar
Suasana penertiban simpatisan PSHT, Akses jalan Malang-Blitar (doc. Ist)

MALANG, SJP– Ratusan simpatisan atau penggembira dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilaporkan menutup Jalan Raya Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat dini hari (4/7/2025). 

Aksi sepihak tersebut menyebabkan arus lalu lintas utama dari Malang menuju Blitar terganggu, dan sempat menciptakan suasana mencekam di sekitar lokasi.

Kejadian ini langsung ditangani jajaran Polres Malang yang menurunkan personel untuk membubarkan massa secara persuasif.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyebut, penutupan jalan yang dilakukan tanpa izin itu membahayakan ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan gesekan sosial.

“Mereka bukan peserta pengesahan resmi, melainkan penggembira dari luar rayon yang datang tanpa koordinasi. Penutupan jalan ini spontan, meresahkan warga dan pengguna jalan,” jelas, Jumat (4/7/2025).

Langkah pembubaran dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dikarenakan jalur tersebut merupakan penghubung utama antar kabupaten.

“Jalan ini adalah akses vital. Kami kerahkan petugas pengamanan dan langsung melakukan pendekatan persuasif untuk menertibkan situasi,” tambahnya.

Aksi massa di Karangkates disebut melanggar kesepakatan bersama antarperguruan silat di Jawa Timur. 

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi, seluruh pengurus perguruan telah berkomitmen untuk tidak menghadirkan penggembira dari luar wilayah selama proses pengesahan warga baru PSHT.

“Kegiatan pengesahan seharusnya berlangsung internal. Keputusan bersama sudah menyatakan tidak ada penggembira luar rayon. Ini demi keamanan bersama,” tegas Bambang.

Untuk mengantisipasi gangguan, Polres Malang sebelumnya telah mengerahkan 482 personel gabungan guna menjaga ketat lokasi pengesahan warga PSHT di Kecamatan Pakis. 

Penyekatan juga dilakukan di beberapa titik rawan guna mencegah mobilisasi massa dari luar daerah.

“Kami minta kerja sama semua pihak, termasuk pamter dan pengurus rayon. Jangan biarkan segelintir oknum merusak nama baik organisasi,” ucapnya.

Situasi di Karangkates dan wilayah Sumberpucung dilaporkan kembali kondusif pada Jumat pagi. 

Pihak kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik strategis untuk menghindari potensi gangguan kamtibmas susulan. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow