Di Tengah Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya, Jemaah Haji Asal Bali Tetap Bisa Pulang via Selat Bali
Di tengah insiden kapal tenggelam, jemaah haji asal Bali tetap melintasi Selat Bali. Jalur penyeberangan dipastikan aman dan tidak ditutup.
SURABAYA, SJP - Proses pemulangan jemaah haji asal Bali melalui jalur darat dan laut tetap berjalan lancar, meski sehari sebelumnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di Selat Bali. Jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk dipastikan tidak ditutup.
Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Mahmudi, usai menyambut kedatangan dua kloter jemaah haji asal Bali di Debarkasi Surabaya.
Mahmudi menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas penyeberangan agar tidak terjadi hambatan dalam proses kepulangan jemaah ke kampung halaman.
Ia juga memantau langsung kondisi terakhir jalur laut yang biasa digunakan jemaah untuk menyeberang dari Jawa Timur ke Bali.
"Semoga rombongan para jemaah Bali kembali ke kampung halaman dengan lancar dan selamat," ucap Mahmudi, Jumat (4/7/2025).
Ia menegaskan, hingga Kamis malam tidak ada penutupan rute penyebrangan meski proses evakuasi terhadap korban kapal tenggelam masih berlangsung.
"Saya sudah koordinasi dengan ASDP Ketapang. Alhamdulillah, jalur masih dibuka dan tidak terganggu," katanya.
376 Jemaah Haji Asal Bali Tiba
Dua kelompok terbang (kloter) asal Provinsi Bali, yaitu kloter 71 dan 72, tiba di Asrama Haji Surabaya pada Kamis malam. Kloter 71 berisi 377 jemaah, terdiri dari 376 jemaah asal Bali dan satu orang mutasi masuk dari Lamongan, Jawa Timur.Â
Sementara kloter 72 merupakan gabungan 298 jemaah asal Bali dan 80 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kloter 71 tiba pukul 21.35 WIB, disusul kloter 72 pada pukul 22.40 WIB. Kedatangan keduanya disambut langsung oleh Mahmudi, bersama Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kabag Tata Usaha, dan Plh. Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim.
Sebagian besar jemaah Bali langsung diberangkatkan menuju daerah asal menggunakan bus yang disediakan Kantor Kemenag Bali. Namun ada pula yang memilih bermalam di Asrama Haji Surabaya karena jadwal penerbangan lanjutan dilakukan pada Jumat (4/7/2025).
Hingga Jumat (4/7/2025) pagi, Debarkasi Surabaya telah menerima 27.690 jemaah haji yang kembali dari Tanah Suci, atau sekitar 75 persen dari total 36.815 jemaah. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

