Kepergok Hendak Mencuri, Pria di Bondowoso Nyaris Jadi Bulan-bulanan Warga
Untungnya, saat penangkapan terduga pelaku pencurian, ada patroli sahur polisi di Polsek setempat. Sehingga aparat polisi berhasil mengamankan terduga pelaku yang babak belur dihajar warga saat jelang waktu imsak.
BONDOWOSO, SJP – Tingkat kejahatan memasuki awal bulan Ramadan harus mendapat perhatian khusus bagi aparat polisi dan masyarakat. Kerja sama antara polisi dan masyarakat sangat diperlukan, dalam mencegah aksi kriminalitas di Kabupaten Bondowoso.
Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darusallah yang berhasil mengamankan MP (40), seorang pria yang diduga akan melakukan aksi pencurian di saat warga sedang santap sahur, Rabu (5/3/2025).
Aksi penangkapan MP ini sempat direkam melalui kamera ponsel dan video pelaku yang dihajar warga ini pun viral di media sosial. Terlihat di video itu, terduga pelaku MP diikat oleh warga.
Tak hanya itu, sejumlah pemuda mengumpat dalam bahasa Madura. Terduga pelaku terdengar berkali-kali meminta maaf karena kepepet melakukan aksi pencurian, karena diduga terhimpit masalah ekonomi.
Untungnya, saat penangkapan terduga pelaku pencurian, ada patroli sahur polisi di Polsek setempat. Sehingga aparat polisi berhasil mengamankan terduga pelaku yang babak belur dihajar warga saat jelang waktu imsak.
Kapolsek Jambesari Darusallah, Iptu Supriyanto mengatakan, percobaan pencurian ini bermula saat terduga pelaku hendak ke pasar. Namun, di tengah jalan MP melihat rumah Sunaryo di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darusallah dengan kondisi pintu pagar terbuka.
Terduga pelaku pun mencoba masuk. Namun, karena tak ada barang yang bisa dicuri, dan takut ia pun keluar TKP tanpa mengambil barang apa pun. Saat keluar pagar rumah, pelaku sudah kepergok warga.
"Belum sempat mencuri apa-apa, karena takut," ujarnya Kapolsek saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media.
Berdasarkan pengakuan pemilik rumah, dirinya tidak mengetahui kejadian itu, karena sedang menggosok gigi setelah sahur di kamar mandi rumahnya.
Namun, karena mendengar ada suara ramai, Sunaryo keluar dan mendapati terduga pelaku sudah dalam kondisi diikat oleh warga.
Kapolsek menegaskan jika saat ini terduga pelaku, diamankan di Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut. Akibat kejadian ini, Kapolsek Supriyanto mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat ramadan.
“Jika perlu bisa menghidupkan kembali kegiatan siskamling di lingkungan sekitarnya,” pesannya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, mengatakan, pihaknya memang selama Ramadan ini menggalakkan patroli sahur.
Pasalnya, ini merupakan program dari Kapolda Jatim dalam upaya menekan angka kriminalitas. Utamanya, balap liar dan pencurian.
"Karena jam tersebut orang beraktivitas kembali, rumah kosong, sebagian melaksanakan salat di masjid," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

