Kembali Terjadi, Pasien Bayi di Gresik Meninggal Dunia Diduga karena Telat Dirujuk

Kejadian bayi meninggal dunia yang diduga akibat lalainya petugas medis ini merupakan kali kedua dalam bulan ini. Sebelumnya, seorang bayi yang juga baru lahir dilaporkan meninggal dunia setelah pihak Puskesmas Alun-Alun Gresik diduga terlambat merujuk pasien

26 Jun 2025 - 20:16
Kembali Terjadi, Pasien Bayi di Gresik Meninggal Dunia Diduga karena Telat Dirujuk
Penampakan RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik dari depan. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP—Seorang bayi baru lahir di Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (26/6/2025). Meninggalnya bayi itu diduga karena lambatnya proses rujukan medis. Kekecewaan mendalam dirasakan orang tua bayi.

Kejadian memilukan itu dialami oleh pasangan suami istri inisial D, warga Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, saat proses bersalin di Rumah Sakit Islam (RSI) Nyai Ageng Pinatih Gresik, pada tanggal 19 Juni 2025.

Dia menyesali lalainya pihak RS yang tidak kunjung merujuk pasien ke rumah sakit lain yang peralatan medisnya lebih lengkap. Sebab, dari pukul 05.00 WIB tidak ada tindakan dari petugas hingga akhirnya pasien meninggal sekitar pukul 08.00 WIB.

“Kenapa tidak ada tindakan dirujuk ke RS yang alatnya lebih lengkap. Padahal keluarga sudah tanya, kenapa tidak dirujuk ke RS lain. Tapi jawabnya cuma menunggu dokter anak datang," kata orang tua bayi berinisial D, Kamis (2/6/2025).

Dia menjelaskan kronologi awal saat menjelang persalinan pada tanggal 18 Juni 2025. Saat itu, kondisi bayi terkonfirmasi normal. Sekitar pukul 00.54 WIB, ibu bayi melangsungkan proses persalinan mendadak dengan operasi caesar.

Saat itu, pihak keluarga sempat mempertanyakan penanganan operasi caesar yang dilakukan secara mendadak tersebut.

"Katanya kondisi bayi sudah lemas, maka harus operasi mendadak," jelasnya. 

Dia mengatakan, saat itu pihak rumah sakit menyampaikan bahwa kondisi jantung bayi lemah. Kemudian, sekitar pukul 05.00 WIB, bayi dipindahkan ke ruang khusus dengan pemasangan selang.

Saat itu, pihak keluarga juga mempertanyakan alasan pihak rumah sakit tidak merujuk pasien ke rumah sakit lain apabila peralatan di RSI Nyai Ageng Pinatih tidak memadai.

"Pihak RS beralasan menunggu dokter anak datang. Sedangkan dokter datang jam 07.30 WIB. Bayi saya dinyatakan meninggal dunia pukul 08.00 WIB," paparnya. 

"Pihak RS beralasan alat yang lengkap ada di RS Ibnu Sina. Sudah tahu lengkap kenapa tidak segera dirujuk. Apa karena kita pakai BPJS? Itu yang saya sesalkan. Sudah kondisi darurat tetapi tidak segera dirujuk," tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Humas RSI RSI Nyai Ageng Pinatih, Devi Intan, membenarkan kondisi bayi telah meninggal dunia. Pihak RS menyebut sudah melakukan penanganan pasien sesuai kebutuhan. Menurut dia, meninggalnya bayi itu karena kondisinya memburuk. 

Devi menyampaikan, RSI Nyai Ageng Pinatih memiliki aturan dan prosedur tersendiri dalam hal merujuk pasien ke rumah sakit lain.

"Saat itu tidak ada keputusan dirujuk dan kami berikan pelayanan sesuai prosedur. Lebih detail saya tidak bisa menjawab. Karena berkaitan dengan informasi rahasia pasien," pungkasnya. 

Kejadian bayi meninggal dunia yang diduga akibat lalainya petugas medis ini merupakan kali kedua dalam bulan ini. Sebelumnya, seorang bayi yang juga baru lahir dilaporkan meninggal dunia setelah pihak Puskesmas Alun-Alun Gresik diduga terlambat merujuk pasien. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow