Kejuaraan Pushbike Mojokuto Championship Piala Bupati Kediri Diserbu Ratusan Peserta
Ratusan peserta beradu kecepatan di lintasan yang bertempat di kawasan wisata Simpang Lima Gumul, menjadikan ajang ini menjadi kompetisi perdana berskala besar yang diinisiasi oleh Komunitas Mojokuto Pushbike Pare.
kediri, sjp -Kejuaraan balap sepeda tanpa pedal (pushbike) bertajuk Mojokuto Championship Piala Bupati Kediri mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Ratusan peserta beradu kecepatan di lintasan yang bertempat di kawasan wisata Simpang Lima Gumul, menjadikan ajang ini menjadi kompetisi perdana berskala besar yang diinisiasi oleh Komunitas Mojokuto Pushbike Pare.
Kolaborasi Komunitas Mojokuto Pushbike Pare dengan KONI Kabupaten Kediri, Ketua Komunitas Mojokuto Pushbike Pare Dany Anggriawan, menyebut kejuaraan ini menjadi sejarah baru bagi komunitasnya.
Pasalnya, selama ini mereka belum pernah menggelar event dengan skala besar, dimana peserta yang ikut ambil bagian hampir 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk juara setiap kelas diambil 10 besar terbaik. Sedangkan peserta yang lain mendapatkan trofi finisher.
"Terbagi menjadi beberapa kelas. Paling atas itu elit, terus kelas bawahnya ada novice atau pro, ada lagi terakhir rookie atau beginner," ujar Dany, Sabtu, (18/4/2026).
Menariknya, peserta termuda di kejuaraan ini masih berusia 18 bulan. Menurut Dany peserta muda lebih fokus pada pengenalan dengan pendampingan orang tua.
"Masih mencoba, tetap didampingi. Basanya bingung di lintasan, dia nggak tahu ini arah mana, tapi lama-lama dia terbiasa, lihat temannya terbiasa, akhirnya bisa," jelasnya.
Tidak hanya itu, kejuaraan juga mengusung tema “Avengers” (super hero) yang menggambarkan semangat anak-anak yang ikut ambil bagian sebagai peserta “pahlawan lintasan”.
Lintasan yang diperlombakan sendiri terdiri dari 2 jenis, yakni 250 meter (untuk peserta kelahiran 2022-2023) dan 420 meter (untuk peserta kelahiran 2017-2021). Lintasan terakhir juga khusus untuk FFA, dimana peserta putra dan putri beradu kecepatan bersama.
Dari kejuaraan perdana ini, Dany berharap pushbike bisa semakin dikenal dan terus mendapatkan dukungan. Saat ini sendiri induk organisasi pushbike Aspina sudah terbentuk dan sementara disupport KONI Kabupaten Kediri.
"Bisa menjadi bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan kekuatan Kediri ini," pungkas Dany.
Saat ini, Komunitas Mojokuto sendiri memiliki sekitar 25 hingga 30 anggota aktif.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Mojokuto Championship. Menurutnya, event ini berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari peserta maupun masyarakat.
Hakim menambahkan, pengenalan olahraga sejak usia dini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga di masa depan. Dengan adanya event seperti ini, diharapkan Kabupaten Kediri mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
"Ini luar biasa dan menunjukkan antusiasme tinggi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk pembibitan atlet, khususnya di cabang olahraga sepeda,” ungkapnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

