Kebobolan 12 Gol dalam 4 Laga, Persik Kediri Waspadai Agresivitas Bali United

Persik Kediri berupaya bangkit di kandang usai kebobolan 12 gol dalam empat laga. Lini pertahanan Macan Putih diuji agresivitas Bali United.

30 Jan 2026 - 09:00
Kebobolan 12 Gol dalam 4 Laga, Persik Kediri Waspadai  Agresivitas Bali United
Pemain belakang Persik Kediri melakukan latihan jelang laga kandang menghadapi Bali United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Lini pertahanan Macan Putih menjadi sorotan usai kebobolan 12 gol dalam empat pertandingan terakhir. (Foto: MO Persik Kediri)

KEDIRI, SJP — Persik Kediri berada dalam situasi tak mudah jelang menjamu Bali United pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/26. Setelah kebobolan 12 gol dalam empat pertandingan terakhir dan menelan kekalahan telak 4-0 dari Malut United, Macan Putih kini menghadapi ujian penting: bangkit di kandang di tengah sorotan terhadap rapuhnya lini belakang.

Statistik empat laga terakhir juga menjadi alarm bagi tim kebanggaan Persikmania itu. Selain kebobolan 12 gol, Persik hanya mampu mencetak empat gol, kondisi yang membuat sektor pertahanan menjadi perhatian utama jelang laga krusial ini.

Ujian tersebut semakin berat mengingat Bali United dikenal sebagai tim dengan agresivitas dan intensitas serangan tinggi. Pola permainan menyerang, penguasaan bola, serta tekanan ketat yang kerap diperagakan Serdadu Tridatu berpotensi menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Persik yang tengah berbenah.

Persik saat ini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara, tertinggal dari Bali United yang berada di posisi kedelapan.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai hasil minor dalam dua laga terakhir tidak sepenuhnya mencerminkan performa tim di lapangan. Menurutnya, ada banyak pelajaran penting yang harus diambil untuk memperbaiki kelemahan, terutama di sektor belakang.

“Ketika melawan Arema FC, kami lebih pantas menang. Saat menghadapi Malut United, kami bermain baik sampai situasi berubah dan harus bermain dengan 10 pemain. Memang ada kesalahan di lini belakang, tetapi kami terus memperbaikinya dan berusaha menjadi lebih baik,” ujar pelatih berkebangsaan Spanyol itu, Kamis, 29 Januari 2026.

Marcos mengakui Bali United merupakan tim kuat dengan materi pemain berkualitas serta intensitas permainan yang tinggi. Namun, Persik disebut telah melakukan analisis mendalam dan menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas lawan.

“Mereka bermain dengan tekanan tinggi dan penguasaan bola yang bagus. Kami sudah menganalisis permainan mereka dan menyiapkan game plan. Secara mental dan taktik, para pemain siap untuk meraih tiga poin di kandang,” katanya.

Sementara itu, bek Persik Kediri Francisco “Kiko” Carneiro menegaskan laga melawan Bali United menjadi momentum penting bagi tim untuk bangkit, terutama di hadapan pendukung sendiri.

“Semua pemain siap. Suasana ruang ganti sangat baik. Pertandingan ini penting untuk meraih tiga poin, terutama untuk suporter. Kami akan berjuang dengan tekad yang kuat, karena kemenangan akan semakin dekat jika kami bermain sebagai satu tim,” ucapnya. (**)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow