Kebijakan WFH Picu Kenaikan Penumpang Kereta Api di Jember

Kebijakan WFH setiap Jumat sejak April 2026 berdampak pada peningkatan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 9 Jember, terutama menjelang akhir pekan.

24 Apr 2026 - 14:00
Kebijakan WFH Picu Kenaikan Penumpang Kereta Api di Jember
Kereta api PT KAI melintas di jalur rel wilayah Jember dengan petugas di sekitar lokasi. (Tiktok/@ariff)

JEMBER, SJP– Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang diterapkan setiap hari Jumat sejak April 2026 justru mendorong peningkatan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Lonjakan ini terutama terlihat menjelang akhir pekan.

Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebutkan bahwa peningkatan terjadi di hampir seluruh lintasan, mulai dari Pasuruan hingga Banyuwangi. Ia menjelaskan bahwa sejak kebijakan WFH diberlakukan, terjadi kenaikan jumlah penumpang di wilayah tersebut.

Menurutnya, kebijakan WFH pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi serta menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Namun, masyarakat justru memanfaatkan momentum ini untuk bepergian menggunakan transportasi umum, khususnya kereta api.

Berdasarkan data operasional, rata-rata jumlah penumpang harian sebelum kebijakan WFH berada di angka sekitar 8.300 orang. Setelah kebijakan diterapkan, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 8.600 penumpang per hari.

Lonjakan yang lebih signifikan terjadi pada hari Kamis. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah penumpang naik-turun bahkan mencapai lebih dari 17.000 orang per hari.

Kenaikan sekitar 4 persen ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Selain untuk keperluan pekerjaan dan pendidikan, peningkatan ini juga didorong oleh perjalanan pribadi menjelang akhir pekan.

Cahyo menambahkan, tren tersebut menegaskan peran kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan hemat energi. Kereta api dinilai mampu mengangkut banyak penumpang dalam satu perjalanan, sehingga lebih efektif dibandingkan kendaraan pribadi.

PT KAI juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya penghematan energi nasional. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu di tengah meningkatnya mobilitas penumpang.

Sumber: Beritasatu.com

Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow