Kebakaran Maut di Mojokerto, Lansia Penderita Strok Tewas Terpanggang

Kebakaran terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan oleh cucu korban, Faris Ananda Ardiansyah (15), di atas alas kertas di bawah tempat tidur.

05 Apr 2026 - 11:42
Kebakaran Maut di Mojokerto, Lansia Penderita Strok Tewas Terpanggang
Kebakaran maut yang terjadi di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. (Relawan for SJP)

MOJOKERTO, SJP–Insiden kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (4/4/2026) malam. 

Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang penghuni tewas di tempat dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kebakaran terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan oleh cucu korban, Faris Ananda Ardiansyah (15), di atas alas kertas di bawah tempat tidur. 

Mengingat sebagian besar material bangunan terdiri dari anyaman bambu (gedeg) dan benda mudah terbakar, api merambat dengan sangat cepat.

Menurut keterangan Kepala Dusun Penompo, Riska, warga baru menyadari besarnya api sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, kobaran api sudah tidak terkendali dan menghanguskan struktur utama bangunan.

Korban tewas teridentifikasi bernama Markonah (53). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di atas tempat tidurnya. Penyakit strok yang dideritanya selama tiga tahun terakhir membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri saat api mengepung kamar.

Selain korban jiwa, terdapat dua korban luka. Masing-masing adalah Faris Ananda (15), mengalami luka bakar pada bagian punggung saat berusaha menyelamatkan diri dan Siatun (75), mengalami luka ringan dan syok atas insiden tersebut.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Ahmad Yani, menyatakan bahwa sejumlah unit mobil pemadam dari Kota dan Kabupaten Mojokerto dikerahkan untuk melakukan pemadaman serta pembasahan guna mencegah api merembet ke permukiman padat.

Selain menghanguskan bangunan, api melumat aset berharga milik korban, di antaranya: 2 unit sepeda motor; 1 unit sepeda angin dan seluruh perabot rumah tangga.

"Kondisi jenazah saat ditemukan tim Inafis sangat mengenaskan, hanya menyisakan tulang belulang di atas tempat tidur. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk proses otopsi," ujar Ahmad Yani saat dikonfirmasi Ahad (5/4/2026). 

Pihak Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian pidana dalam insiden maut tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh Tim Inafis. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow