Jogging Track Alun-alun Bondowoso Bakal Dibangun Maret 2026

DLH Bondowoso memastikan pembangunan jogging track selebar 4 meter dan panjang 800 meter di Alun-alun dimulai Maret 2026. Proyek senilai Rp1,6 miliar ini ditujukan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga saat berolahraga.

13 Jan 2026 - 19:29
Jogging Track Alun-alun Bondowoso Bakal Dibangun Maret 2026
Warga yang tengah berolahraga dengan memilih bahu jalan di Alun-alun Bondowoso (foto : Arik/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Jalur khusus yang dirancang untuk berlari santai dan jalan cepat, atau jogging track di Alun-alun Bondowoso, akan segera dibangun pada bulan Maret 2026 mendatang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan akan memberikan kenyamanan bagi warga yang berolahraga pagi dan sore di jantung kota Bumi Ki Ronggo, dengan lebar 4 meter, sepanjang 800 meter mengelilingi alun-alun.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aries Agung Sungkowo menjelaskan, jumlah anggaran untuk pembangunan jogging track dan ruang terbuka hijau (RTH) disepakati sebesar Rp1,6 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) awal tahun 2026.

Detail Engineering Design (DED) nya sudah rampung Desember 2025 lalu, dan akan dibangun pada awal bulan Maret mendatang,” katanya saat menemani kunjungan kerja Komisi III DPRD Bondowoso di pedestrian Alun-alun Raden bagus Assra, Selasa (13/6/2026).

Gambaran umum dari jogging track yang akan dibangun, kata Aries Agung, sisi luar dari Alun-alun Bondowoso akan dilebarkan menjajdi 4 meter, serta akan dibuat nyaman dan nyaman bagi warga yang berolahraga lari ataupun berjalan kaki.

“Jadi trotoar yang ada 3 meter nanti ada tambahan 1 meter, menjadi 4 meter. Tadi kan ada yang menyampaikan ada yang lari nyaris keserempet sepeda motor dan segala macam. Insyaallah dengan jogging track ini, warga akan aman dan tidak mengganggu bahu jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Sutriyono, Ketua Komisi III DPRD Bondowoso menyampaikan, harus ada percepatan pekerjaan tahun 2026 untuk jogging track. Mekanisme lelang harus segera dilakukan agar pekerjaan sesuai perencanaan.

“DED sudah selesai bulan Desember kemarin. Tinggal secara teknis menyiapkan panitia pengadaan, proses mekanisme lelang, dan lain sebagainya. Anggarannya, kita setujui Rp1,6 miliar di APBD 2026 secara keseluruhan, termasuk listrik selama satu tahun,” tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow