Jelang Ramadan, Satgas Pangan Mulai Awasi Harga dan Stok Pangan di Kabupaten Malang

Satgas Pangan Polres Malang menggelar sidak untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Pengawasan diperketat guna mencegah spekulasi harga dan penimbunan.

13 Feb 2025 - 21:21
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Mulai Awasi Harga dan Stok Pangan di Kabupaten Malang
Personel dari Satgas Pangan Polres Malang saat sidak di Pasar Kepanjen Kabupaten Malang (Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Satgas Pangan Polres Malang meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok guna memastikan stabilitas pasar. 

Melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Tradisional Kepanjen dan Indomaret Kepanjen pada Kamis (13/2/2025), Satgas Pangan memastikan stok bahan pokok masih cukup dan harga relatif stabil meskipun ada beberapa fluktuasi.

Sidak ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Malang sekaligus Kepala Satgas Pangan, AKP Muchammad Nur, sebagai bagian dari upaya mencegah potensi spekulasi harga dan memastikan tidak ada praktik penimbunan di pasar.

"Kami menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk memastikan harga bahan pokok tetap terkendali dan distribusi berjalan lancar. Sejauh ini, stok masih cukup dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan," ujar AKP Muchammad Nur.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras medium masih berada di kisaran Rp 12.500 sampai Rp 13.000 per kilogram, sementara beras premium berkisar antara Rp 14.500 hingga Rp 16.500 per kilogram. 

Komoditas lain seperti gula pasir, bawang merah, dan bawang putih mengalami sedikit kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar. Harga cabai kecil mencapai Rp 48.000 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di angka Rp 40.000 per kilogram.

Sementara itu, daging ayam dijual dengan harga Rp 32.000 per potong, telur ayam mencapai Rp 26.000 per kilogram, dan daging sapi berada di angka Rp 115.000 per kilogram.

Meski harga masih relatif stabil, lanjutnya, Satgas Pangan mencatat adanya potensi kenaikan dalam beberapa minggu mendatang akibat peningkatan permintaan menjelang Ramadan, fluktuasi pasokan dari daerah produsen, serta faktor distribusi.

Untuk menjaga stabilitas pasar, mantan Kasatreskrim Tulungagung ini menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Pihaknya juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak melakukan spekulasi harga atau praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

"Kami tidak akan mentolerir penimbunan yang bisa mengganggu stabilitas harga dan stok pangan di pasaran. Jika ditemukan adanya indikasi penimbunan di wilayah hukum Polres Malang, kami akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Mendatang, sidak serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga tetap terkendali, terutama menjelang puncak kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow