Jari Tangan Siswa di Gresik Terjepit Rantai Sepeda, Petugas Damkar Turun Tangan
Petugas Damkar Kabupaten Gresik dibuat kelabakan dengan insiden seorang bocah SD terjepit jari tangannya ke rantai sepeda. Evakuasi pelepasan jepitan rantai sepeda itu menguras waktu hingga dua jam.
GRESIK, SJP — Seorang bocah di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, menghebohkan para guru karena tangannya terjepit rantai sepeda.
Pihak guru menghubungi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan untuk melakukan evakuasi.
Kepala Regu Damkar Gresik Adi Suprayitno, menceritakan anak tersebut berupaya untuk memperbaiki rantai yang terlepas, namun malah jari tangannya terjepit.
"Awal mula kejadian rantai sepeda les/los kemudian jari tangannya pada saat memperbaiki rantai tiba-tiba jari tangannya kecepit rantai," kata Adi, Sabtu (1/11/2025).
Adi mengungkap, insiden itu terjadi pada Jumat (31/10/2025), saat para siswa SD hendak pulang sekolah. Pihak guru setempat mengaku panik karena jari tangan siswa yang bersangkutan sulit terlepas.
Petugas Damkar yang dihubungi oleh pihak guru setempat langsung berangkat ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap.
"Tiba di lokasi size up dan langsung pemotongan rantai dengan menggunakan alat grenda dan berhasil rantai tersebut terpotong," jelasnya.
Menurut Adi, petugas membutuhkan waktu dua jam untuk melepas jari tangan siswa tersebut dari jepitan rantai.
Pemotongan rantai dengan menggunakan alat gerinda dilakukan sangat hati-hati agar tidak mengenai jari siwa yang bersangkutan.
Evakuasi petugas yang dilakukan mulai pukul 13.12 WIB, jari siswa berhasil terlepas dari jepitan rantai pukul 15.15 WIB. Setelah jari tangannya keluar dari rantai, anak tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa jari tangannya.
"Setelah mendapat penanganan di rumah sakit, anak tersebut diantar pulang ke rumahnya," pungkasnya.
Perlu diketahui, petugas Damkarla Gresik telah melakukan penanganan atau evakuasi cukup banyak kejadian sepanjang Oktober 2025.
Adapun jumlah kejadian kebakaran sebanyak 46 kejadian sedangkan penyelamatan mencapai 74 kejadian. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

