Jaga Ketertiban saat Berkendara, Polres Bondowoso Gencar Operasi di Jalanan Selama Dua Pekan

Polda Jawa Timur bersama seluruh stakeholder terkait akan menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 selama 14 hari penuh, terhitung mulai hari ini, 14 Juli hingga 27 Juli 2025.

14 Jul 2025 - 22:52
Jaga Ketertiban saat Berkendara, Polres Bondowoso Gencar Operasi di Jalanan Selama Dua Pekan
Petugas gabungan siap melakukan penertiban bagi pengendara yang melanggar lalu lintas selama 14 hari ke depan (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Polres Bondowoso kembali menggelar Operasi Patuh Semeru 2025, yang ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan di halaman Mapolres setempat, pada Senin (14/7/2025).

Dalam 14 hari mendatang, jajaran polisi akan melakukan penertiban di jalan raya, dengan menggandeng seluruh elemen terkait, seperti TNI, Kodim 0822, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, melalui Kompol I Gede Suartika menyoroti kondisi lalu lintas terkini, meskipun angka kecelakaan di triwulan I dan II tahun 2025 menunjukkan penurunan dibanding tahun lalu.

“Kami prihatin dengan fakta bahwa angka pelanggaran lalu lintas justru meningkat signifikan,” ujarnya. 

Beliau menjelaskan, peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, ditambah padatnya kegiatan di tempat wisata, menjadi faktor utama di balik peningkatan potensi kecelakaan. 

“Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan juga menjadi pekerjaan rumah besar,” ungkapnya.

Menanggapi tantangan ini, Polda Jawa Timur bersama seluruh stakeholder terkait akan menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 selama 14 hari penuh, terhitung mulai hari ini, 14 Juli hingga 27 Juli 2025. 

Dengan mengusung tema ‘Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas’, operasi ini akan mengedepankan pendekatan yang seimbang, 25 persen preemtif (pencegahan), 25 persen preventif (penjagaan), dan 50 persen represif (penegakan hukum). 

“Penegakan hukum tidak hanya dilakukan secara langsung di lapangan, tetapi juga akan diintensifkan melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement),” kata Kompol Gede.

Lebih lanjut, Kompol Gede mengingatkan bahwa operasi ini juga menjadi momen reflektif pasca Hari Bhayangkara ke-79 dan bertepatan dengan awal tahun ajaran baru, yang kerap menjadi waktu rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas di sekitar sekolah dan kampus. 

“Ada beberapa target pelanggaran yang menjadi fokus utama karena berpotensi fatalitas. Ini termasuk berboncengan lebih dari dua orang, kebut-kebutan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, berkendara sambil bermain ponsel, melawan arus, dan berkendara di bawah pengaruh alkohol,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sebagai langkah awal, pihaknya menggelar apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan penuh seluruh elemen untuk menyukseskan Operasi Patuh Semeru 2025. 

“Tujuannya jelas, memastikan setiap personel dan sarana pendukung siap sedia agar operasi berjalan optimal dan mencapai sasaran peningkatan disiplin berlalu lintas, demi terwujudnya Bondowoso yang amanah dan berkontribusi pada Indonesia Emas,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow