Jadi Instrumen Penguatan Fiskal Daerah, Pemkot Batu Dorong Sinergi Usaha Pendapatan

Dengan menjadikan sektor usaha sebagai motor penggerak fiskal, Pemkot Batu berupaya membangun struktur pendapatan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor keuangan menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar bermuara pada penguatan kapasitas fiskal daerah dalam jangka panjang

24 Apr 2026 - 19:32
Jadi Instrumen Penguatan Fiskal Daerah, Pemkot Batu Dorong Sinergi Usaha Pendapatan
Plt Walikota Batu Heli Suyanto (Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu mulai menggeser pendekatan pembangunan ekonomi ke arah yang lebih strategis, dengan menempatkan sektor usaha sebagai instrumen utama penguatan fiskal daerah. Fokusnya bukan sekadar menarik investasi, tetapi memastikan setiap aktivitas ekonomi berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu, Heli Suyanto (24/4/2026) menegaskan bahwa kekuatan fiskal daerah sangat bergantung pada seberapa aktif pergerakan sektor usaha di lapangan. Pajak daerah, menurutnya, bukan hanya soal kebijakan, tetapi hasil dari aktivitas ekonomi yang hidup dan produktif.

“Sinergi dengan pelaku usaha ini penting, karena dari situlah pergerakan ekonomi terbentuk dan berdampak langsung pada kekuatan fiskal daerah,” ujarnya.

Dalam skema ini, pelaku usaha tidak lagi diposisikan semata sebagai objek regulasi, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun basis pendapatan daerah. Sektor pariwisata, perhotelan, hingga UMKM menjadi tulang punggung yang menopang penerimaan pajak, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi yang mereka hasilkan.

Pendekatan ini juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang sehat antara pemerintah dan dunia usaha. Ketua DPK APINDO Kota Batu, Suryo Widodo, menyebut stabilitas hubungan tersebut menjadi faktor kunci dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi sekaligus kontribusi fiskal.

“Kalau hubungan ini terjaga, maka dunia usaha tumbuh, dan otomatis kontribusi terhadap daerah juga meningkat,” imbuhnya.

Selain itu, dukungan dari sektor keuangan turut memperkuat ekosistem ini. Keterlibatan perbankan dalam pembiayaan usaha memungkinkan ekspansi bisnis berjalan lebih cepat, yang pada akhirnya memperluas basis pajak daerah.

Pemkot Batu melihat bahwa penguatan fiskal tidak bisa hanya bergantung pada peningkatan tarif atau optimalisasi pajak semata. Yang lebih penting adalah memperbesar “kue ekonomi” melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga sumber pendapatan daerah tumbuh secara organik. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow