Penggerebekan di Jombang Permai Keduluan Istri, Padahal Satpam dan Warga Sudah Bersiap-Siap

A melakukan penggerebekan sepulang dari rumah orang tuanya di Kabupaten Nganjuk, tempat ia tinggal selama sebulan. Kepulangannya ke Jombang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada sang suami.

28 Dec 2025 - 18:47
Penggerebekan di Jombang Permai Keduluan Istri, Padahal Satpam dan Warga Sudah Bersiap-Siap
Istri sah pergoki dugaan perselingkuhan suami dengan perempuan lain di kontrakan jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Rencana penggerebekan yang diam-diam disusun warga Perumahan Jombang Permai harus buyar lebih cepat dari jadwal. Bukan karena bocor, melainkan karena sang istri justru datang lebih dulu membawa kejutan yang tak kalah dramatis.

Seorang istri berinisial A menggerebek suaminya, F, yang diduga tengah berduaan dengan perempuan lain berinisial E di rumah kontrakan mereka, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Kepulangan A ke Jombang dilakukan tanpa pemberitahuan, setelah sebulan tinggal di rumah orang tuanya di Kabupaten Nganjuk.

Setibanya di rumah, kecurigaan A muncul bukan tanpa sebab. Rumah terkunci rapat, telepon tak diangkat, namun suasana di dalam rumah terasa “tidak sesunyi yang seharusnya”.

“Saya curiga karena rumah terkunci semua, tapi seperti ada orang di dalam,” tutur A.

Kecurigaan itu makin kuat ketika A mengintip melalui jendela yang rusak dan mendengar suara perempuan dari dalam rumah. Alih-alih langsung bertindak sendiri, A memilih langkah yang lebih terukur: memanggil orang tua dan meminta bantuan petugas keamanan perumahan.

Tak lama kemudian, penggerebekan pun terjadi. Satpam, warga, dan perangkat lingkungan setempat ikut menyaksikan momen yang ternyata sudah lama ditunggu-tunggu sebagian warga.

Ironisnya, setelah kejadian itulah A baru mengetahui fakta yang membuatnya terkejut. Ternyata, satpam, warga, hingga Ketua RT sudah lama mencurigai aktivitas F. Bahkan, rencana penggerebekan disebut-sebut sudah disiapkan untuk dilakukan pada malam hari.

“Mereka bilang sebenarnya sudah merencanakan penggerebekan malamnya, tapi keduluan saya datang,” ujar A.

Dengan kata lain, skenario yang disusun rapi oleh warga harus batal karena satu hal yang tak terduga: kepulangan istri yang datang lebih cepat membawa kebenaran.

Dari informasi yang diterima A, dugaan perselingkuhan tersebut bukan kali pertama terjadi selama dirinya berada di Nganjuk. Sejumlah bukti foto pun disebut menguatkan dugaan itu.

Usai kejadian, F dan E dibawa ke rumah orang tua F untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Sementara A kembali ke rumah kontrakan dengan didampingi Ketua RT dan satpam untuk mengambil barang-barang pribadinya, sebelum akhirnya kembali ke Nganjuk.

Terkait langkah hukum, A mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dan saat ini tengah mempersiapkan gugatan perceraian.

“Kalau untuk laporan polisi belum. Tapi kalau ada ancaman, saya siap melapor,” tandasnya. (*)

Editor : Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow