Istana: Banyak Pertimbangan sebelum Beri Pangkat ke Djamari-Dofiri

Istana Merdeka menegaskan pemberian pangkat kehormatan kepada Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri sudah melalui pertimbangan panjang. Presiden Prabowo menilai keduanya sebagai putra terbaik bangsa.

17 Sep 2025 - 23:31
Istana: Banyak Pertimbangan sebelum Beri Pangkat ke Djamari-Dofiri
Presiden Prabowo menganugerahkan pangkat istimewa kepada Letnan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Letnan Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 17 September 2025. (Foto: ANTARA FOTO/Mentari Dwi Gayati)

JAKARTA, SJP – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan pangkat istimewa kepada dua tokoh pengabdi bangsa, Letnan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Letnan Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri. Upacara berlangsung khidmat di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, keputusan ini tidak diambil secara tiba-tiba. Menurutnya, penganugerahan tersebut merupakan hasil pertimbangan panjang terhadap dedikasi dan prestasi keduanya selama puluhan tahun mengabdi di TNI maupun Polri.

“Tentunya banyak pertimbangan dan banyak penilaian. Beliau berdua adalah figur putra terbaik bangsa yang telah mengabdi sekian puluh tahun lamanya dengan segala prestasi baik di TNI Angkatan Darat maupun di Kepolisian,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo juga memperhatikan berbagai masukan sebelum menetapkan keputusan ini, termasuk dari institusi terkait.

“Penilaian Bapak Presiden dari banyak sumber, termasuk dari institusi yang bersangkutan. Ada juga penilaian dari atasan dan bawahan. Intinya, banyak penilaiannya dan kemudian Bapak Presiden merasa mengambil keputusan untuk memberikan penghormatan, baik kepada individu maupun tentunya akan mewakili institusinya,” imbuhnya.

Penganugerahan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 84/TNI Tahun 2025 dan Nomor 85/POLRI Tahun 2025. Berdasarkan Keppres, Djamari Chaniago dianugerahi pangkat Jenderal TNI Kehormatan, sementara Ahmad Dofiri resmi menyandang pangkat Jenderal Polisi Kehormatan.

Prosesi di Istana Merdeka dimulai dengan pembacaan Keppres oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Kosasih. Selanjutnya, Presiden Prabowo memimpin prosesi penanggalan pangkat lama dan pemasangan pangkat baru. Tepuk tangan para tamu undangan pun mengiringi momen penuh penghormatan itu. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber:
Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow