Insentif Sosial Pemkot Batu Jadi Penguat Kemandirian Warga

Melalui pendekatan langsung, tepat sasaran, dan berkelanjutan, program Insentif Lanjut Usia dan Disabilitas Tahap II Tahun 2025 ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga penerima, membuka peluang produktivitas, serta memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan ruang dan kesempatan yang setara dalam pembangunan daerah.

20 Dec 2025 - 18:47
Insentif Sosial Pemkot Batu Jadi Penguat Kemandirian Warga
Wali Kota Batu Nurochman saat memberikan insentif ke masyarakat (Ist/Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP – Program perlindungan sosial Pemerintah Kota Batu terus diarahkan agar tidak berhenti pada bantuan konsumtif semata dan digerakkan untuk menggerakkan kemandirian masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian di kota yang terkenal akan destinasi wisatanya tersebut.

Wali Kota Nurochman pada Sabtu (20/12/2025) menegaskan, kebijakan sosial Pemkot Batu menempatkan kelompok rentan sebagai prioritas pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

"Intinya pemerintah harus hadir sejak dini untuk memastikan setiap warga, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, memiliki kesempatan hidup yang layak," urainya.

Ia juga menegaskan, Pemkot Batu memastikan program insentif tersebut terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih berdampak, menyentuh kebutuhan riil warga sekaligus mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.

Pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut menambahkan, program ini dirancang untuk menjaga keberdayaan lansia agar tetap aktif, mandiri, dan produktif.

"Semoga bantuan ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan pendampingan tumbuh kembang anak disabilitas dan kemandirian lansia serta mampu menekan angka kemiskinan di Kota Batu," imbuhnya.

Salah seorang penerima, Salamah yang merupakan lansia asal Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo menerima bantuan tunai Rp3 juta. Tak hanya itu, ia juga menjadi bagian dari Program Sekolah Lansia yang memberikan dukungan rutin Rp600 ribu setiap tiga bulan.

"Dari bantuan yang sebelumnya diterima, saya akhirnya bisa mengembangkan usaha olahan ikan asin menjadi produk peyek ikan asin yang kini dipasarkan secara mandiri di lingkungan sekitar," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow