Ingin Kembali Kenalkan Lagu Anak, YKAI Gelar Lomba dan Launching Remake Lagu "Aku Anak Indonesia"

Kemungkinan mengapa minimnya sosialisasi lagu anak oleh berbagai pihak, khususnya di media sosial dikarenakan nilai komersilnya yang kurang, terlebih jika melihat lagu-lagu dewasa yang sponsornya jauh lebih banyak

21 Jan 2024 - 14:30
Ingin Kembali Kenalkan Lagu Anak, YKAI Gelar Lomba dan Launching Remake Lagu "Aku Anak Indonesia"
Potret kemeriahan kegiatan YKAI Jatim yang disambut baik oleh orangtua dan anak-anak di kota Surabaya (Ryan/SJP)

Surabaya, SJP - Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Jawa Timur (Jatim) menggelar acara untuk sambut Hari Gizi Nasional 2024 dengan kegiatan bertajuk "Menghidupkan Kembali Lagu-Lagu Anak" untuk kembali kenalkan lagu anak yang terkesan sudah ditinggalkan di zaman sekarang.

Satiti Kuntari, drg., MS., Sp.KGA(K). selaku ketua YKAI Jatim merasa bangga karena bisa menggelar acara ini, baginya manfaat dari lagu-lagu anak sangatlah baik dan YKAI Jatim ingin kembali ingatkan sekaligus sebarkan pesan untuk menghidupkan lagu-lagu tersebut.

"Kenapa lagu-lagu anak ini tidak tren dimasyarakat zaman sekarang, ya karena memang kurang adanya sosialisasi, apalagi jika dibandingkan dengan lagu-lagu orang dewasa," ungkap Satiti di sela acara yang diadakan di lantai UG Royal Plaza, Surabaya, Minggu (21/01/2024).

Menurutnya, kemungkinan mengapa minimnya sosialisasi lagu anak oleh berbagai pihak, khususnya di media sosial dikarenakan nilai komersilnya yang kurang, terlebih jika melihat lagu-lagu dewasa yang sponsornya jauh lebih banyak.

"Padahal lagu anak itu bisa memperhalus kepribadian dan emosi anak, lagunya juga sebenarnya sangat beragam dan semuanya bagus, jadi sayang jika anak-anak tidak mengenal lagu-lagu itu," ungkapnya.

Ketua YKAI Jatim itu berharap dengan adanya gelaran ini, lagu anak bisa kembali dinyanyikan semua anak Indonesia dan bisa kembali berkembang dengan pesat, yang mana semua itu bergantung dengan realisasi atas sosialisasi lagu anak nanti.

Dalam acara tersebut, ada 2 kegiatan yang terlihat menonjol, yaitu lomba menyanyikan lagu anak dan launching (peluncuran) remake dari lagu anak berjudul "Aku Anak Indonesia" ciptaan Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA (K) MSi, dari YKAI Pusat yang dinyanyikan oleh Paduan Suara Kelas Vokal Balai Pemuda.

Adapun Dyan Mukti Rahayu STA atau yang biasa disapa Didi Dyan, selaku salah satu anggota YKAI jatim menjelaskan bahwa yang akan mengikuti lomba nanti adalah 10 finalis yang tersaring dari 69 lebih anak yang mengikuti lomba sebelumnya.

Sementara itu, Dyan Asra Al Fauzi ST.,MT selaku Ketua Panitia acara mengungkapkan bahwa lagu anak memang harus segera untuk digalakkan lagi, melihat banyak anak yang lupa atau bahkan tidak tahu lagu-lagu anak Indonesia.

"Anak sekarang banyak yang tidak hafal, bahkan rintik-rintik hujan dan bintang kecil saja tidak hafal, taunya malah rungkad, karena itu sekarang harus mulai dihidupkan lagi," terang Dyan yang juga Ketua dari Ikatan Isteri Dokter Indonesia (IIDI) cabang Surabaya.

Remake lagu "Aku Anak Indonesia" dengan gaya baru juga diharapkan bisa membantu proses pengenalan kembali lagu anak demgan cara yang kreatif, inovatif dan tentunya cocok untuk anak.

Senada dengan Ketua YKAI Jatim, Dyan memiliki harapan bahwa kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan berkembang dengan menambahkan nilai-nilai lain yang dibawa.

"Minimal terus menghadirkan kegiatan sosial yang menyenangkan namun tetap bermanfaat dan berpahala untuk kami," tandas Dyan.

Selain lomba dan peluncuran remake lagu "Aku Anak Indonesia", adapun beberapa kegiatan lain yang menambah kemeriahan acara ini seperti penampilan tari, drama musikal, penyediaan bilik konsultasi kesehatan, pengarahan tentang gizi, "Playdate", hingga talkshow dengan beberapa ahli.

Masih di lokasi yang sama, Guru vokal senior yaitu Rusunah Gani, anggota senior YKAI yang juga menjadi salah satu pengisi dalam talkshow yang beliau beri tajuk "Menyanyikan Lagu anak dengan Benar" juga menilai positif kegiatan kali ini.

"Kita dari YKAI itu dari dulu sudah sering mengadakan kegiatan seperti ini, dibawah Ibu Satiti juga semangat itu dilanjutkan, dan bisa dilihat bagaimana menyenangkan dan bermanfaatnya kegiatan kali ini," ucap Rusunah.

Sebagai anggota yang bertahun tahun menjadi anggota YKAI, dirinya senang dan bangga YKAI bisa terus memberikan dampak baik ke masyarakat, terutama kepada anak-anak dengan memberikan kegiatan yang menarik dan mendidik.

"Kita mengadakan kegiatan ini tidak pernah menarik honor dan lain sebagainya, jadi kami disini murni kelompok sosial yang ingin merangkul anak-anak di berbagai kesempatan," terang beliau.

Rusunah berharap organisasi lain bisa mengikuti apa yang sudah diperjuangkan oleh YKAI, agar masyarakat, khususnya anak-anak bisa merasa terangkul dan memiliki ruang lain untuk belajar dan bersenang-senang.(*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow