Indonesia Peringkat 3 Kasus Kusta Baru Terbanyak di Dunia, Segera Periksa Jika Ada Gejala

Berdasarkan data pada 2023, terdapat 14.376 kasus baru kusta di Indonesia, berada di bawah India dengan 107.851 kasus dan Brasil sebanyak 22.773 kasus.

05 Jul 2025 - 08:57
Indonesia Peringkat 3 Kasus Kusta Baru Terbanyak di Dunia, Segera Periksa Jika Ada Gejala
Ilustrasi penderita kusta (Foto : Halodoc/SJP)

SUARAJATIMPOSTCOM - Kusta, juga dikenal sebagai lepra, adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini terutama menyerang kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan atas. Jika tidak diobati, kusta dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit dan saraf, serta kecacatan fisik. 

Penyakit ini harus mendapatkan perhatian serius. Pasalnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa Indonesia masih berada di peringkat ketiga dunia dalam jumlah kasus kusta baru.

Berdasarkan data pada 2023, terdapat 14.376 kasus baru kusta di Indonesia, berada di bawah India dengan 107.851 kasus dan Brasil sebanyak 22.773 kasus.

“Data ini menunjukkan bahwa Indonesia masih termasuk wilayah dengan tingkat penularan kusta yang tinggi,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes Ina Agustina dalam konferensi pers daring, Jumat (4/7/2025).

Menurut Ina, hanya enam kabupaten/kota di Indonesia yang telah memenuhi standar eliminasi kusta menurut World Health Organization (WHO). Standar itu mencakup nihilnya kasus kusta anak dalam lima tahun terakhir dan tidak adanya kasus kusta dewasa dalam tiga tahun terakhir.

Meski sebagian besar kabupaten/kota sudah tidak mencatatkan kasus kusta dewasa, Ina menekankan bahwa kasus kusta anak masih menjadi perhatian utama.

Per 31 Mei 2025, jumlah kasus kusta anak mencapai 484 kasus, setara 13 persen dari total kasus baru. Sebelumnya, pada 2024, kasus kusta anak tercatat sebanyak 1.420 kasus atau 9,6 persen dari total.

“Angka ini masih bisa berubah karena adanya keterlambatan pelaporan dari sejumlah daerah,” jungkap Ina.

Ia juga menekankan, penanganan kusta telah menjadi bagian dari program prioritas nasional. Pemeriksaan dan pengobatan kusta disediakan gratis di setiap puskesmas, sehingga masyarakat diimbau segera mencari pertolongan medis bila mengalami gejala.

Perlu diketahui, gejala awal kusta biasanya berupa bercak putih atau merah pada kulit yang disertai mati rasa. Mereka yang tinggal serumah dengan penderita kusta, juga dianjurkan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Jangan ragu untuk datang ke puskesmas dan melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala kusta,” imbau Ina.

Kusta termasuk dalam kategori Neglected Tropical Diseases (NTDs) atau penyakit tropis terabaikan.

Meskipun umumnya kurang mendapat perhatian global, Indonesia justru menjadikan penanggulangan kusta sebagai prioritas nasional, guna menekan penyebaran dan mengurangi stigma terhadap para penderita. (*)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber : 
Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow