Imbas Dua Bocah Tenggelam, Pantai Mayangan Probolinggo Ditutup Sementara

Sampai saat ini, belum bisa dipastikan kapan wisata air kum-kum di Pantai Mayangan itu, kembali dibuka untuk umum. 

06 Nov 2023 - 17:45
Imbas Dua Bocah Tenggelam, Pantai Mayangan Probolinggo Ditutup Sementara
Wisata air kum-kum di Pantai Mayangan Kota Probolinggo tampak sepi, usai ditutup sementara karena imbas insiden tenggelamnya dua bocah (Foto: Rahmad Soleh)

Kota Probolinggo, SJP - Masyarakat yang hendak mandi air laut di Pantai Mayangan, Kota Probolinggo rupanya harus gigit jari.

Pasalnya, imbas peristiwa kemarin, Ahad (5/11/2023), wisata mandi air laut di Pantai Mayangan yang dikenal dengan wisata air kum-kum itu ditutup sementara hari ini, Senin (6/11/2023). 

Hal itu, disampaikan Kepala UPT PPP Mayangan, Jadmika Sufiadi saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan seluler.

"Kami memberlakukan larangan mandi di kawasan tersebut, sampai waktu yang belum ditentukan. Untuk lebih jelasnya, bisa hubungi Syahbandar langsung mas," ucapnya.

Hanya saja, belum bisa dipastikan kapan wisata air kum-kum di Pantai Mayangan itu, kembali dibuka untuk umum. 

Berdasarkan pantauan suarajatimpost.com, sore hari Pantai Mayangan yang biasanya ramai pengunjung untuk mandi, kini tampak sepi. 

Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya atau sebelum ada peristiwa tenggelamnya dua bocah kemarin. 

Salah satu pengunjung, Imam mengaku sengaja ingin melihat Pantai Mayangan pasca peristiwa kemarin. 

"Sengaja ingin lihat saja dimana persisnya kejadian itu. Tapi kok sepi ya tidak begitu banyak orang yang datang," ucapnya singkat. 

Seperti diberitakan ssbelumnya, dua bocah tenggelam ketika asyik berenang di Pantai Mayangan pada Ahad (5/11/2023) pagi.

Namun, kemudian terjadi insiden kedua bocah itu tenggelam dimana satu dari dua bocah itu nyawanya tak terselamatkan.

Dua korban itu ialah AJ (8) dan AV (8), keduanya asal Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Korban AJ sempat tertolong lebih dulu dengan kondisi tidak sadar dan langsung dibawa ke RSUD dr Moh Saleh.

Namun temannya, AV masih dilakukan proses pencarian yang kemudian akhirnya bisa ditemukan sekitar 30 menit pencarian.

Warga sampai melibatkan BPBD Kota Probolinggo untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban AV.

Sambil menunggu ambulans datang, upaya penyelamatan dan pertolongan pertama pada AV terus dilakukan oleh warga setempat.

Namun sayang, setelah sempat dilakukan upaya pertolongan pertama nyawa AV akhirnya tidak dapat diselamatkan. (*)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow