Hilang 3 Hari di Lahan Tebu, Lansia 85 Tahun di Mojokerto Ditemukan Selamat
Petugas mendapati selembar kain sewek (sarung wanita) tergeletak di jalan setapak. Merasa curiga kain tersebut milik korban, tim langsung menerobos ke dalam kebun tebu sembari memanggil nama sang nenek. Tak disangka, terdengar sahutan suara pelan dari balik rimbunnya tanaman tebu.
MOJOKERTO, SJP–Sebuah petunjuk kecil menjadi kunci keselamatan Suwarni (85). Nenek asal Dusun Sumengko, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ini berhasil ditemukan selamat setelah tiga hari hilang dan terjebak di tengah rimbunnya lahan tebu.
Kunci penyelamatan ini bermula dari jeli-nya mata tim gabungan saat menyisir area lahan tebu Dusun Bancang, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Sabtu (25/7/2026) menjelang tengah malam. Petugas mendapati selembar kain sewek (sarung wanita) tergeletak di jalan setapak.
Merasa curiga kain tersebut milik korban, tim langsung menerobos ke dalam kebun tebu sembari memanggil nama sang nenek. Tak disangka, terdengar sahutan suara pelan dari balik rimbunnya tanaman tebu.
Di sana, sekitar pukul 23.40 WIB, Suwarni ditemukan duduk lemas bersandar pada batang-batang tebu.
Ditemukannya Nenek Suwarni mengakhiri kepanikan keluarga dan warga yang telah memburunya sejak Kamis (23/7/2026) siang. Saat itu, korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit sekitar pukul 13.00 WIB dan tak kunjung kembali.
Proses pencarian berlangsung dramatis dan melibatkan tim gabungan dari Polsek Jatirejo, BPBD Kabupaten Mojokerto, serta puluhan relawan. Penyisiran bahkan sempat diperluas hingga ke kawasan hutan dan area Goa Anggaswesi di Desa Lebak Jabung.
Sebelum akhirnya ditemukan di lahan tebu Desa Pakis, warga sempat melihat keberadaan korban di sekitar lahan tebu Desa Pacing, Trowulan.
Mengingat fisiknya yang lemah usai tiga hari tanpa asupan makanan dan minuman yang cukup, petugas langsung mengevakuasi lansia tersebut dari lokasi kejadian.
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, membenarkan kabar baik mengenai ditemukannya Nenek Suwarni.
"Benar, sudah ditemukan dalam kondisi selamat, lemas, dan sudah diserahkan kepada pihak keluarganya," ujar Rinaldi, Senin (27/7/2026).
Setelah berhasil dievakuasi keluar dari rimbunnya kebun tebu, Suwarni segera dilarikan ke RS Adiyaksa Jatirejo untuk mendapatkan tindakan medis darurat guna memulihkan kondisinya.
"Langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan yang intensif dan diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

