Harga Emas Turun Rp 70 Ribu, Saat Tepat untuk Borong?

Harga emas Antam turun Rp 70 ribu dalam dua hari terakhir. Analis menilai koreksi harga ini bisa menjadi peluang investor mulai membeli logam mulia.

17 May 2026 - 17:15
Harga Emas Turun Rp 70 Ribu, Saat Tepat untuk Borong?
Foto: logammulia.com

SUARAJATIMPOST.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam dalam dua hari terakhir. Kondisi ini dinilai bisa menjadi peluang bagi masyarakat maupun investor untuk mulai membeli logam mulia secara bertahap.

Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Sabtu (16/5/2026) turun Rp 50.000 menjadi Rp 2,769 juta per gram. Sehari sebelumnya, Jumat (15/5/2026), harga emas juga melemah Rp 20.000 ke level Rp 2,819 juta per gram.

Artinya, dalam dua hari perdagangan, harga emas Antam terkoreksi hingga Rp 70.000 per gram.

Meski mengalami pelemahan, pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menilai harga emas masih berpotensi kembali menguat pada perdagangan Senin (18/5/2026).

“Kalau dilihat rupiah melemah, logam mulia diperkirakan mendekati Rp 2,890 juta per gram,” ujar Ibrahim, Minggu (17/5/2026).

Penurunan harga emas saat ini juga membuat posisi emas Antam semakin jauh dari rekor harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) yang pernah mencapai Rp 3,168 juta per gram pada Januari 2026 lalu.

Selisih harga yang mencapai hampir Rp 400 ribu dari level tertinggi tersebut membuat sebagian investor mulai melihat momentum koreksi sebagai kesempatan untuk membeli.

Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, sejumlah analis menyarankan pembelian emas dilakukan secara bertahap atau cicil beli. Strategi tersebut dinilai lebih aman dibanding membeli sekaligus dalam jumlah besar, terutama saat harga masih bergerak naik turun.

Selain dipengaruhi nilai tukar rupiah, pergerakan harga emas global juga dipengaruhi sentimen ekonomi dunia, kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga kondisi geopolitik internasional.

Bagi investor jangka panjang, emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven yang relatif aman saat kondisi ekonomi tidak menentu. (**)

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow