Hardiknas 2025 Jadi Momentum Pemkot Batu Gaungkan Program 1.000 Sarjana

Program 1.000 Sarjana dirancang inklusif, menjangkau berbagai kalangan. Penerima beasiswa akan dikelompokkan dalam beberapa klaster, mulai dari pelajar berprestasi, siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, perangkat desa yang ingin memperdalam ilmu pembangunan, hingga guru non-ASN, pelaku UMKM, dan para hafiz/hafizah Al-Quran.

02 May 2025 - 19:17
Hardiknas 2025 Jadi Momentum Pemkot Batu Gaungkan Program 1.000 Sarjana
Wali Kota Batu Nurochman saat ber swafoto dengan peserta didik (ist/Humas/SJP)

KOTA BATU, SJP - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kota Batu menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kota Batu untuk menggaungkan program unggulan “1.000 Sarjana”.

Program ini resmi diluncurkan dalam upacara yang digelar meriah di Stadion Gelora Brantas, Jumat (2/5/2025) pagi, yang diikuti sekitar 10 ribu peserta dari kalangan pelajar dan tenaga pendidik.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan wujud nyata dari visi Kota Batu untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Melalui program ini, kami akan buka akses seluas-luasnya bagi anak-anak hebat Kota Batu agar dapat meraih pendidikan tinggi dan menggapai cita-cita besar mereka,” uja wali kota dalam sambutannya.

Program 1.000 Sarjana dirancang inklusif, menjangkau berbagai kalangan. Penerima beasiswa akan dikelompokkan dalam beberapa klaster, mulai dari pelajar berprestasi, siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, perangkat desa yang ingin memperdalam ilmu pembangunan, hingga guru non-ASN, pelaku UMKM, dan para hafiz/hafizah Al-Qur'an.

Untuk mendukung pendanaan, Pemkot Batu menggalang pembiayaan dari berbagai sumber, termasuk APBD Kota Batu, program CSR perusahaan, dan dukungan dari anggota DPR RI daerah pemilihan Malang Raya.

“Kami pastikan program ini tepat sasaran melalui seleksi menyeluruh, sebagai bagian dari afirmasi pendidikan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelas Cak Nur, sapaan akrab Wali Kota Batu.

Hardiknas 2025 di Kota Batu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap pendidikan bermutu dan inklusif. Dalam kesempatan itu, juga diluncurkan program “Satu Pohon Satu Sekolah” dan penghargaan Sekolah Rujukan Google untuk sejumlah sekolah.

Dengan semangat gotong royong dan pendidikan ‘SAE’, yaitu pendidikan yang mencakup kecerdasan memuaskan, karakter yang menginspirasi, serta kepedulian yang menyejukkan, Cak Nur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyalakan obor perubahan.

“Pendidikan adalah hak asasi setiap insan. Dan dari Kota Wisata ini, mari kita lahirkan pemimpin berintegritas dan inovator yang kreatif,” pungkasnya. (ADV/*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow