Gudang Dinas Kesehatan Tulungagung Terbakar, Dokumen Penting Amblas

Berdasarkan hasil asesmen sementara, sumber api berasal dari kotak panel Private Automatic Branch Exchange (PABX) atau sistem pengelola panggilan telepon.

24 Jan 2026 - 12:00
Gudang Dinas Kesehatan Tulungagung Terbakar, Dokumen Penting Amblas
Petugas Damkar melakukan pemadaman api di gudang Dinkes Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP — Insiden kebakaran melanda Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung di Jalan Pahlawan, Desa Kedungwaru, pada Sabtu (24/1/2026) pagi. 

Api diduga kuat berasal dari korsleting pada sistem komunikasi internal di ruang gudang.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat petugas keamanan yang tengah bersiap melakukan pergantian tugas mencium aroma kabel terbakar yang menyengat. 

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan kepulan asap tebal dan kobaran api dari dalam gudang umum yang menyimpan arsip serta alat kebersihan.

Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 08.04 WIB.

"Petugas keamanan segera menghubungi kami sembari melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Tim kami tiba di lokasi delapan menit kemudian," ujar Iwan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, sumber api berasal dari kotak panel Private Automatic Branch Exchange (PABX) atau sistem pengelola panggilan telepon. 

Banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, seperti kertas dan tumpukan berkas lama, menyebabkan api cepat merambat ke area sekitarnya.

"Titik api pertama berada di kotak pembagi telepon. Api kemudian menyambar berkas-berkas di sisi kanan dan kiri rak penyimpanan sehingga sempat membesar," jelas Iwan.

Dinas Damkar Tulungagung mengerahkan satu unit armada pemadam, satu unit tangki suplai air, serta satu unit mobil rescue

Lokasi kejadian yang strategis dan dekat dengan Markas Komando (Mako) Damkar mempermudah proses lokalisir api.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 10 menit dengan mengombinasikan penggunaan APAR dan penyemprotan air (tipe api kelas A) untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam tumpukan dokumen.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material cukup signifikan. Selain kerusakan pada sistem PABX, sejumlah lemari dan dokumen penting dilaporkan hangus. 

Pihak staf Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menaksir total kerugian mencapai Rp25 juta.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di kantor tersebut mulai berangsur normal, namun area gudang masih dalam proses pembersihan pasca-kebakaran. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow