GPM di Bondowoso Digeruduk Warga, 2 Ton Beras SPHP Ludes dalam Dua Jam

Beras SPHP masih menjadi buruan masyarakat di Kabupaten Bondowoso. Hal itu terbukti dalam Gerakan Pasar Murah (GPM) 2 ton beras yang disediakan Bulog, ludes dalam kurun waktu 2 jam saja.

01 Apr 2024 - 09:45
GPM di Bondowoso Digeruduk Warga, 2 Ton Beras SPHP Ludes dalam Dua Jam
Ibu-ibu rumah tangga saat membeli beras SPHP di Gerakan Pasar Murah (Foto : Rizqi/SJP)

Kabupaten Bondowoso, SJP - Memasuki hari ke 21 bulan Ramadan, warga Bondowoso mulai memburu bahan pokok untuk persiapan menyambut hari raya Idulfitri 1445 H.

Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP), Senin (1/4/2204).

Mereka yang mayoritas ibu rumah tangga, tampak memadati stan milik Bulog Sub Divre Bondowoso yang menyediakan beras SPHP. Alhasil, 2 ton beras SPHP yang disediakan, ludes kurang dari 2 jam.

GPM yang digelar di sisi Utara Monumen Gerbong Maut Alun-alun Raden Bagus Assra itu, juga menyediakan komoditas lain, seperti minyak, gula, tepung, kopi, aneka produk IKM, sayuran dan beras dari pabrikan dan kelompok tani binaan DPKP.

Salah seorang pembeli, Erna warga Dabasah menerangkan, harga beras di GPM ini lebih murah dibanding di tempat lain. Jadi pihaknya membeli 2 sak dengan harga per sak kemasan 5 Kg sebesar Rp 51.000.

"Ya sangat murah. Kalau beras kan rata-rata harga mencapai Rp 15-17 ribu per Kg. Beras medium SPHP ini hanya seharga Rp 10.200 per Kg. Selisih hampir Rp 5 ribu dan kualitasnya hampir sama," ungkapnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah, GPM ini sering digelar di Bondowoso, agar harga bahan pokok di pasaran terkendali dan pasokannya tetap terpenuhi.

"Apalagi menjelang Lebaran, tentunya tingkat belanja masyarakat juga tinggi. Sehingga, jika GPM seperti ini sering digelar, maka harga akan stabil dan stok bahan pangan tetap tersedia selama Lebaran," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Hendri Widotono memastikan harga bahan pokok yang ada di GPM ini, lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

"Sesuai dengan tujuan dilaksanakannya GPM ini, yakni, untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di Bondowoso. Alhamdulillah, sampai saat ini harga di pasaran masih relatif normal dan stok dipastikan aman," tandasnya.

Seperti diketahui, dalam GPM ini, menyediakan beras SPHP 2 ton, minyak goreng merek Camar 200 liter, minyak dari Bulog 750 liter, bawang merah 10 kg, bawang 10 kg dan telur 50 kg. (*)

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow