Gita Swara Fraternity Choir Raih Medali Emas Di Ajang Karangturi International Choir Competition 2025
GSFC SMAK Frateran Surabaya meraih Gold Medal kategori Mix Youth di KICC 2025 setelah melalui persiapan singkat dan tantangan besar sepanjang proses kompetisi.
SURABAYA, SJP - Gita Swara Fraternity Choir (GSFC) SMAK Frateran Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang Karangturi International Choir Competition (KICC) 2025 yang berlangsung pada 10–15 November 2025, GSFC berhasil meraih Gold Medal pada kategori Mix Youth.
Medali emas itu merupakan sebuah capaian yang menjadi puncak perjuangan panjang, penuh tantangan, dan penuh makna bagi seluruh keluarga besar SMAK Frateran Surabaya.
Perjalanan Menuju KICC
Keikutsertaan GSFC di KICC 2025 bermula dari instruksi singkat Kepala Sekolah SMAK Frateran Surabaya, Fr. M. Wilhelmus Satel Sura, BHK., S.Pd., M.M. atau yang akrab disapa Frater William, pada akhir Agustus 2025. Meskipun waktu persiapan sangat terbatas, para official GSFC langsung bergerak cepat membentuk tim dan memulai latihan intensif.
"Menurut saya ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak SMAK Frateran untuk tidak hanya unjuk gigi, tapi juga berusaha raih prestasi," ucap Fr. William, Selasa (2/12/2025).
Kendati demikian, proses persiapan tidaklah berjalan mulus. Pelatih tetap sekaligus konduktor GSFC, Catur Mayangkoro, mengalami sakit berkepanjangan. Kondisinya membuat ia tidak dapat mendampingi latihan.
Namun, semangat pantang menyerah yang telah beliau wariskan justru menjadi api perjuangan baru bagi tim. Dipimpin oleh ketua padus Angela Tiffany, para anggota GSFC berkomitmen untuk meneruskan semangat almarhum dalam setiap nada yang mereka nyanyikan.
Dalam kondisi penuh keterbatasan, GSFC mendapatkan dukungan luar biasa dari pelatih baru, Ignasius Irwan, yang dengan cepat mengambil peran penting dalam memberikan arahan dan koordinasi.
Dengan gaya pelatihannya yang dekat dan disukai anak-anak, Irwan membantu mengatasi berbagai hambatan, termasuk kendala kesehatan banyak anggota padus akibat pergantian musim yang menyebabkan latihan kerap tertunda.
GSFC menjalani Training Camp pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 sebagai puncak pematangan performa. Pada 1 November pukul 19.00 WIB, GSFC mengadakan aksi spontan bernyanyi di ruang publik di Kota Lama Surabaya, disaksikan orang tua anggota padus dan menarik perhatian pengunjung wisata.
Namun, beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 23.47 WIB, GSFC menerima kabar duka mengenai wafatnya almarhum Catur Mayangkoro. Duka bercampur haru menyelimuti seluruh tim, kehilangan itu menjadi kehilangan besar bagi GSFC dan keluarga besar SMAK Frateran Surabaya.
Pada 3 November 2025, GSFC memberikan penghormatan terakhir dengan menyanyikan IZAR EDERRAK di depan peti jenazah almarhum pada misa tutup peti di Rumah Duka Adijasa. Lagu itu menjadi persembahan penuh cinta dan penghargaan atas dedikasi beliau selama ini.
Penampilan GSFC di KICC 2025
Dalam kategori Mix Youth, GSFC membawakan tiga lagu:
- Izar Ederrak
- Fajar dan Senja
- Zigeunnerleben (komposisi paduan suara pra-1900) diiringi piano, triangle, dan tambourin
Meski melalui proses yang berat, GSFC tampil dengan penuh kekuatan emosional dan kualitas musikal yang matang.
Raihan Gold Medal untuk GSFC.
Pada 15 November 2025, dalam acara awarding KICC, kerja keras dan keteguhan hati seluruh anggota GSFC akhirnya terbayar, yakni GSFC meraih GOLD MEDAL untuk kategori Mix Youth.
Prestasi itu menjadi bukti bahwa perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil, dan bahwa cinta, dedikasi, serta kebersamaan dapat mengatasi segala rintangan, termasuk kehilangan orang yang sangat dicintai.
Kemenangan itu bukan hanya untuk GSFC, tetapi juga untuk SMAK Frateran Surabaya, untuk almarhum Catur Mayangkoro, dan untuk seluruh pihak yang telah mendukung.
GSFC akan terus bernyanyi, terus melangkah, dan terus membawa nama Frateran dengan penuh kebanggaan.
Gita Swara Fraternity Choir — We Sing, We Honor, We Persevere. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

