GERTEK 2026 Kediri Dorong Modernisasi Pertanian dan Regenerasi Petani
Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar Gerakan Teknologi dan Inovasi Pertanian (GERTEK) 2026 sebagai upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan ketiga ini menjadi wadah mempertemukan petani dengan penyedia teknologi, benih, perbankan, perguruan tinggi, hingga investor untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
KEDIRI, SJP - Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar Gerakan Teknologi dan Inovasi Pertanian (GERTEK) 2026 sebagai upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan ketiga ini menjadi wadah mempertemukan petani dengan penyedia teknologi, benih, perbankan, perguruan tinggi, hingga investor untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Sukadi, mengatakan GERTEK menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kediri.
"Tujuan daripada GERTEK ini, yang pertama kita ingin mendukung program prioritas pemerintah pusat yaitu swasembada pangan maupun program prioritas Mas Bupati, yaitu bagaimana ketersediaan benih dan alat-alat pertanian tersedia supaya petani sejahtera," ujar Sukadi, Senin, (06/07/2026) dilahan lertanian Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Menurut Sukadi, kegiatan tersebut menghadirkan kelompok tani dari Kabupaten Kediri, Kota Kediri, hingga Kabupaten Nganjuk untuk mengenalkan berbagai inovasi di bidang pertanian.
Sukadi menjelaskan, sebanyak 71 peserta atau partisipan turut ambil bagian dalam GERTEK 2026. Sebanyak 57 di antaranya merupakan perusahaan penyedia benih, sedangkan sisanya berasal dari penyedia alat mesin pertanian, perbankan, hingga sektor transportasi.
Melalui kegiatan ini, para petani diperkenalkan dengan berbagai pilihan benih unggul, pestisida, herbisida, pupuk, alat pertanian modern, akses pembiayaan perbankan, hingga teknologi terbaru seperti drone pertanian dan pompa air tenaga surya.
Sukadi menegaskan, salah satu sasaran utama GERTEK tahun ini adalah menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
Menurutnya, penerapan teknologi akan mengubah citra pertanian menjadi sektor yang modern dan menjanjikan.
"Yang paling penting untuk kita sasar ini anak-anak muda supaya mereka mau bertani. Teknologi penting, seperti di sini ada drone, alat-alat pertanian modern, juga pompa yang menggunakan tenaga surya. Harapannya banyak pilihan bagi petani," jelasnya.
Selain mendorong regenerasi petani, penggunaan teknologi modern juga diyakini mampu meningkatkan hasil produksi.
"Kalau kemarin petani memproduksi jagung atau padi satu hektare tujuh atau delapan ton, dengan adanya pilihan benih, teknologi, dan budidaya yang benar, itu bisa naik menjadi sembilan atau sepuluh ton," tambah Sukadi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan pelajar dari Sekolah Rakyat, siswa SMK, hingga mahasiswa agar mereka melihat sektor pertanian sebagai peluang karier yang menjanjikan.
"Jangan sampai petani-petani tuanya habis, tetapi generasi penerusnya tidak ada," katanya.
Sementara itu, Direktur Perbenihan Tanaman Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Ir. Tommy Nugraha, menilai Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
"Saya meyakini bahwa Kediri mempunyai kemampuan dan potensi yang luar biasa di bidang pertanian. Kondisi lahan yang ada di sini mampu diatasi dengan teknologi yang tersedia saat ini sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas berbagai komoditas," katanya.
Menurut Tommy, selain padi dan jagung, Kabupaten Kediri juga memiliki potensi pengembangan berbagai komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai. Namun, pemilihan komoditas tetap harus disesuaikan dengan karakteristik lahan agar hasil yang diperoleh optimal.
Ia menegaskan kehadiran Kementerian Pertanian dalam GERTEK merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memperkuat sektor pertanian.
"Kehadiran kami di sini salah satu bentuk dukungan Kementerian Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Kediri. Kami yakin pemerintah daerah juga memiliki harapan yang sama untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

