Gencarnya Berita Negatif, Psikolog Imbau Masyarakat Rehat Sejenak

Derasnya berita negatif dinilai bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental. Psikolog klinis Nena Mawar Sari menyarankan masyarakat untuk menyaring informasi, rehat sejenak, hingga berinteraksi dengan orang terdekat sebagai cara menjaga kesehatan jiwa.

30 Aug 2025 - 09:05
Gencarnya Berita Negatif, Psikolog Imbau Masyarakat Rehat Sejenak
Trik menjaga kesehatan mental di tengah gempuran berita negatif. (Foto: Beritasatu.com/Andrew Tito)

SUARAJATIMPOST.COM – Derasnya arus berita negatif di media massa maupun media sosial akhir-akhir ini dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental masyarakat.

Psikolog klinis Nena Mawar Sari mengingatkan pentingnya menyaring informasi agar tidak mudah larut dalam stres berkepanjangan.

“Hati-hati, berita negatif bisa membuat kita overwhelmed, bahkan menjadi stres dan berkembang menjadi masalah kesehatan mental lainnya,” ujar Nena, dikutip dari Antara, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, kunci utama agar masyarakat tetap sehat secara psikis adalah kemampuan untuk memilah dan memilih informasi. Tidak semua kabar yang mampir di layar gawai perlu dikonsumsi.

“Filter. Ingat, kesehatan kita lebih penting dari apa pun,” tegasnya.

Bagi mereka yang sudah terlanjur merasa penat akibat paparan berita negatif, Nena menyarankan untuk rehat sejenak. Mengatur napas lebih lambat, memberi jeda, lalu bertanya pada diri sendiri apakah informasi tersebut perlu disimpan atau tidak.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya berinteraksi dengan orang terdekat. Bercakap tentang hal-hal ringan, lucu, atau menyenangkan bisa menjadi cara efektif untuk meredakan emosi.

“Selain itu, bisa coba puasa dari konten-konten yang dianggap negatif dan melakukan aktivitas fisik agar energi tersalurkan, tidak hanya habis untuk bermain media sosial,” pungkasnya. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow