Geger, Suami Tikam Istri hingga Tewas lalu Bunuh Diri di Lawang Malang

Pertengkaran rumah tangga di Lawang, Malang, berakhir tragis. Istri tewas ditikam suami, pelaku ditemukan gantung diri di kamar belakang.

22 Jul 2025 - 22:59
Geger, Suami Tikam Istri hingga Tewas lalu Bunuh Diri di Lawang Malang
Petugas Kepolisian olah TKP kasus penikaman dan bunuh diri di Lawang Malang. (doc. Ist)

MALANG, SJP — Peristiwa tragis mengguncang Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (22/7/2025) pagi. Seorang ibu rumah tangga bernama Iin Handayani (39) ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Suaminya, Arik Wicaksono (41), yang diduga sebagai pelaku penikaman, ditemukan gantung diri di kamar belakang rumah.

“Benar kami menangani dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dugaan awal pelaku adalah suaminya,” kata Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Selasa (22/7/2025).

Berdasarkan penyelidikan awal, pertengkaran rumah tangga terjadi sejak Senin malam (21/7/2025). Arik sempat meminta izin meminjam sepeda motor, namun tidak dikabulkan Iin.

Keesokan paginya, Iin berpamitan hendak berjualan di sekolah. Namun ia kembali ke dalam rumah untuk mengambil tas. 

Tak lama kemudian, Kasum, orang tua korban yang tinggal serumah, mendengar suara rintihan dari dalam kamar.

Saat diperiksa, Kasum menemukan Iin tergeletak berselimut di kamar anak, bersimbah darah. Sementara Arik ditemukan tewas gantung diri di kamar belakang.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Lawang, namun dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Polsek Lawang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk barang bukti, kami mengamankan dua bilah belati, seprei dengan bercak darah, dan tiga handphone milik korban serta saksi. Penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan motif dan kronologi lengkap,” pungkas Bambang. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow